Menu ✖

Mode Gelap
Ketua Golkar Jateng Soroti Riset CELIOS, Tegaskan Pentingnya Penilaian Berimbang Senator Abdul Kholik Serap Aspirasi Mahasiswa IVET Semarang, Dorong Penguatan Pertanian dan Maritim Aris Ismail Apresiasi Langkah KPK, Dukung Pemalang Lebih Bersih dan Berkeadilan RTH Bumiayu Mangkrak, Di Mana Keseriusan Pemkab dan DPRD Brebes? Fraksi Golkar DPRD Pemalang Ikuti Rakornis Nasional 2026 di Bandung, Perkuat Konsolidasi Pemenangan Pemilu Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

Daerah

Layanan Kesehatan Hewan Keliling Gratis Diapresiasi, Mohammad Saleh: Dinilai Bantu Peternak Kecil di Jateng

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh

WARTA NASIONAL – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menghadirkan layanan kesehatan hewan keliling (Healing) gratis bagi masyarakat.

Program tersebut dinilai sangat membantu, khususnya bagi peternak kecil dalam menjaga kesehatan dan produktivitas ternaknya.

Menurut Saleh, layanan kesehatan hewan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan serta perekonomian masyarakat. Dengan kondisi ternak yang sehat, produktivitas peternakan dapat meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan peternak.

“Kami mengapresiasi program layanan kesehatan hewan gratis ini. Ini bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya peternak kecil,” ujarnya.

Melalui program tersebut, ternak milik warga mendapatkan berbagai layanan kesehatan secara gratis, mulai dari vaksinasi hingga pemeriksaan kebuntingan. Program ini menjadi salah satu upaya Pemprov Jateng dalam memperkuat sektor peternakan sekaligus menjaga produktivitas ternak sebagai bagian dari ketahanan pangan daerah.

Program ini dinilai relevan mengingat besarnya potensi sektor peternakan di Jawa Tengah. Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng, populasi ternak di provinsi ini cukup besar, mulai dari sapi potong yang mencapai lebih dari 1,2 juta ekor hingga ayam kampung hampir 40 juta ekor.

Selain itu, produksi daging, susu, dan telur dari Jawa Tengah juga menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan nasional. Oleh karena itu, menjaga kesehatan ternak menjadi hal krusial agar produksi tetap stabil.

“Dengan populasi ternak yang besar, layanan kesehatan seperti ini sangat penting untuk menjaga produktivitas sekaligus mencegah potensi wabah penyakit,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya pencegahan penyakit hewan melalui pemeriksaan rutin, vaksinasi, serta edukasi kepada peternak mengenai cara perawatan ternak yang baik dan benar.

Selain itu, Saleh mendorong pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan layanan hingga ke wilayah pedesaan dan sentra peternakan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh para peternak.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan hewan, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kesehatan ternak sekaligus memperkuat sektor peternakan daerah.

Pihaknya berharap program layanan kesehatan hewan gratis ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan kualitasnya, sehingga mampu mendukung keberlanjutan sektor peternakan di Jawa Tengah.

“Jika ternak sehat, maka produksi meningkat dan kesejahteraan peternak juga akan ikut naik,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Ketua Golkar Jateng Soroti Riset CELIOS, Tegaskan Pentingnya Penilaian Berimbang

14 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh.

Aris Ismail Apresiasi Langkah KPK, Dukung Pemalang Lebih Bersih dan Berkeadilan

13 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, H Aris Ismail, SAP

Fraksi Golkar DPRD Pemalang Ikuti Rakornis Nasional 2026 di Bandung, Perkuat Konsolidasi Pemenangan Pemilu

12 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak

8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Trending di Daerah