WARTA NASIONAL – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengimbau masyarakat Jawa Tengah yang sedang merantau di berbagai daerah agar mempersiapkan perjalanan mudik menjelang Lebaran 2026 dengan matang, mengutamakan keselamatan, serta tetap menjaga ketertiban selama perjalanan.
Menurut Saleh, tradisi mudik bukan sekadar perjalanan pulang ke kampung halaman, tetapi juga momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat ikatan sosial dengan keluarga dan masyarakat di daerah asal.
“Mudik adalah tradisi yang sangat baik. Kami mengimbau seluruh warga Jawa Tengah yang merantau agar merencanakan perjalanan dengan baik, menjaga kesehatan, dan selalu mengutamakan keselamatan selama di perjalanan,” ujar Saleh, Jumat (28/2/2026).
Ia mengingatkan para pemudik untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima apabila menggunakan kendaraan pribadi. Sementara bagi masyarakat yang menggunakan transportasi umum, Saleh meminta agar membeli tiket melalui jalur resmi serta mematuhi aturan yang berlaku.
Selain itu, ia juga mengajak para pemudik untuk tidak memaksakan diri apabila merasa lelah selama perjalanan. Saleh menyarankan agar pemudik memanfaatkan rest area yang tersedia serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Jangan memaksakan diri mengemudi saat lelah. Istirahatlah yang cukup. Keselamatan adalah yang utama. Lebih baik sampai sedikit terlambat daripada mengambil risiko,” tegasnya.
Tak hanya soal keselamatan di perjalanan, Saleh juga mengingatkan masyarakat agar memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan saat mudik. Ia menyarankan warga untuk memeriksa kondisi listrik dan kompor sebelum berangkat serta melapor kepada ketua RT atau tetangga terdekat.
Saleh berharap arus mudik dan balik tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia juga mengapresiasi kesiapan aparat kepolisian, dinas perhubungan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan arus mudik di wilayah Jawa Tengah.
“Kami berharap mudik tahun 2026 ini berjalan lancar, aman, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh keluarga di Jawa Tengah,” pungkasnya.***














