Menu ✖

Mode Gelap
Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat Tring! Pegadaian Tembus 7,5 Juta Pengguna, Aries Aviani Dorong Literasi Digital Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius Bangga! Ikna Rania Azzahra Bersinar di Kejuaraan Renang Kecamatan Pemalang, Borong Tiga Gelar Juara Info Loker! RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Buka Rekrutmen, Tujuh Formasi Dibuka

Daerah

Jalan Desa Wisnu Pemalang Alami Retak, Bupati Mansur Akan Upayakan Pembetonan

badge-check


					Bupati dan Forkopimda mencek lokasi di jalan Desa Wisnu Perbesar

Bupati dan Forkopimda mencek lokasi di jalan Desa Wisnu

WARTA NASIONAL – Hujan lebat yang mengguyur akhir-akhir ini membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pemalang terendam banjir dan mengalami tanah longsor.

Salah satunya di ruas jalan Desa Wisnu yang merupakan penghubung ke arah Desa Majakerta mengalami retak dan patah.

Bupati Pemalang Mansur Hidayat bersama Dandim 0711/ Pemalang, Kapolres dan Kajari langsung mengecek lokasi tersebut, Selasa (21/1/2025).

“Nanti kita evaluasi dengan konstruksi yang berbeda dengan tiang pancang dan plat beton,” ujar Mansur.

“Kita akan membeton, karena kalau diaspal pasti akan pecah,” lanjutnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang Andri Adi menjelaskan, bencana jalan longsor yang diakibatkan pergerakan tanah di jalan Desa Wisnu menuju Watukumpul, terjadi karena curah hujan yang lebat dan kontur tanah yang labil.

“Akibat hujan yang lebat mengakibatkan pergeseran tanah, sehingga jalan yang ada di atasnya juga rusak, sehingga membuat jalur mobil lumpuh,” katanya.

Andri Adi menjelaskan, karena hujan lebat dari Senin sore hingga malam hari, maka sekitar pukul 21:30 jalan mengalami retak dan patah disertai longsor.

Andri berpesan, jika warga akan bepergian ke Watukumpul maka harus berputar melalui jalur Randudongkal-Belik-Watukumpul.

“Nanti akan kita buat jalur darurat untuk kebutuhan ekonomi kecil, yang menggunakan sepeda motor dan anak-anak sekolah yang memakai sepeda, itu akan diupayakan,” ucap Andri.

Kemudian kata Andri, untuk jalur mobil akan dipertimbangkan pembangunannya setelah melihat kondisi tanah tersebut stabil.

“Apakah nanti akan dibuat tiang pancang atau beton memanjang, untuk penggunaan anggaran bisa dipercepat jika memungkinkan nanti menggunakan anggaran kedaruratan Belanja Tidak Terduga (BTT),” tandasnya.***

Baca Lainnya

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak

8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius

6 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Makodim Pemalang, Aris Ismail: Bersatu, Berjuang, dan Mengabdi untuk Indonesia

5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Pertamina dan IKA UNAIR Hadirkan ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa’ bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Semarang

5 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Trending di Daerah