Menu

Mode Gelap
Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat Salah Kaprah tentang Efisiensi dan Pemborosan Info Loker! BPJS Ketenagakerjaan Buka Rekrutmen Nasional, Kesempatan Karier Terbuka Hingga 15 April 2026 Bantu Wong Cilik, PDI Perjuangan Pemalang Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen Komisi D DPRD Pemalang Dukung Transformasi INSIP Jadi Universitas Islam Pemalang, Dorong Program Dua Sarjana Satu Desa Program ‘Mengetuk Pintu Langit’, Pegadaian Kanwil XI Semarang Libatkan UMKM Bantu Warga

Daerah

Jalan Desa Wisnu Pemalang Alami Retak, Bupati Mansur Akan Upayakan Pembetonan

badge-check


					Bupati dan Forkopimda mencek lokasi di jalan Desa Wisnu Perbesar

Bupati dan Forkopimda mencek lokasi di jalan Desa Wisnu

WARTA NASIONAL – Hujan lebat yang mengguyur akhir-akhir ini membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pemalang terendam banjir dan mengalami tanah longsor.

Salah satunya di ruas jalan Desa Wisnu yang merupakan penghubung ke arah Desa Majakerta mengalami retak dan patah.

Bupati Pemalang Mansur Hidayat bersama Dandim 0711/ Pemalang, Kapolres dan Kajari langsung mengecek lokasi tersebut, Selasa (21/1/2025).

“Nanti kita evaluasi dengan konstruksi yang berbeda dengan tiang pancang dan plat beton,” ujar Mansur.

“Kita akan membeton, karena kalau diaspal pasti akan pecah,” lanjutnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang Andri Adi menjelaskan, bencana jalan longsor yang diakibatkan pergerakan tanah di jalan Desa Wisnu menuju Watukumpul, terjadi karena curah hujan yang lebat dan kontur tanah yang labil.

“Akibat hujan yang lebat mengakibatkan pergeseran tanah, sehingga jalan yang ada di atasnya juga rusak, sehingga membuat jalur mobil lumpuh,” katanya.

Andri Adi menjelaskan, karena hujan lebat dari Senin sore hingga malam hari, maka sekitar pukul 21:30 jalan mengalami retak dan patah disertai longsor.

Andri berpesan, jika warga akan bepergian ke Watukumpul maka harus berputar melalui jalur Randudongkal-Belik-Watukumpul.

“Nanti akan kita buat jalur darurat untuk kebutuhan ekonomi kecil, yang menggunakan sepeda motor dan anak-anak sekolah yang memakai sepeda, itu akan diupayakan,” ucap Andri.

Kemudian kata Andri, untuk jalur mobil akan dipertimbangkan pembangunannya setelah melihat kondisi tanah tersebut stabil.

“Apakah nanti akan dibuat tiang pancang atau beton memanjang, untuk penggunaan anggaran bisa dipercepat jika memungkinkan nanti menggunakan anggaran kedaruratan Belanja Tidak Terduga (BTT),” tandasnya.***

Baca Lainnya

Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat

11 April 2026 - 16:17 WIB

Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat

Bantu Wong Cilik, PDI Perjuangan Pemalang Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen

10 April 2026 - 13:14 WIB

Ketua DPC PDIP Pemalang, Indianto dan Sekretaris DPC PDIP Pemalang Agus Sukoco memantau kegiatan cek pengobatan gratis dan pembukaan Dapur Marhaen, Jumat (10/4/2026).

Komisi D DPRD Pemalang Dukung Transformasi INSIP Jadi Universitas Islam Pemalang, Dorong Program Dua Sarjana Satu Desa

10 April 2026 - 08:22 WIB

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang, Sri Hartati,

Program ‘Mengetuk Pintu Langit’, Pegadaian Kanwil XI Semarang Libatkan UMKM Bantu Warga

9 April 2026 - 20:28 WIB

Pegadaian Kanwil XI Semarang Gelar “Jumat Berkah”, Salurkan Bantuan Makanan untuk Masyarakat

Besok! DPC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Dapur Marhaen, Yuk Ramaikan

9 April 2026 - 17:57 WIB

DPC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Dapur Marhaen
Trending di Daerah