Menu

Mode Gelap
Gus Harun Apresiasi Muhammadiyah Jateng Luncurkan Hutan Wakaf Agroforestri di Pemalang Peringati HUT ke-53, Ketua DPC PDI Perjuangan Pemalang Sampaikan Pesan dan Harapannya Belajar, Bekerja, dan Mengajar di Tengah Dunia Maya: Untuk Apa Kita Hadir? Filsafat Politik Cinta Selama Nataru 2026, Antusiasme Masyarakat terhadap Serambi MyPertamina Tercatat Tinggi Rayakan Harlah ke-53, PPP Pemalang Awali dengan Istighosah hingga Muskercab

Daerah

Jalan Desa Wisnu Pemalang Alami Retak, Bupati Mansur Akan Upayakan Pembetonan

badge-check


					Bupati dan Forkopimda mencek lokasi di jalan Desa Wisnu Perbesar

Bupati dan Forkopimda mencek lokasi di jalan Desa Wisnu

WARTA NASIONAL – Hujan lebat yang mengguyur akhir-akhir ini membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pemalang terendam banjir dan mengalami tanah longsor.

Salah satunya di ruas jalan Desa Wisnu yang merupakan penghubung ke arah Desa Majakerta mengalami retak dan patah.

Bupati Pemalang Mansur Hidayat bersama Dandim 0711/ Pemalang, Kapolres dan Kajari langsung mengecek lokasi tersebut, Selasa (21/1/2025).

“Nanti kita evaluasi dengan konstruksi yang berbeda dengan tiang pancang dan plat beton,” ujar Mansur.

“Kita akan membeton, karena kalau diaspal pasti akan pecah,” lanjutnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang Andri Adi menjelaskan, bencana jalan longsor yang diakibatkan pergerakan tanah di jalan Desa Wisnu menuju Watukumpul, terjadi karena curah hujan yang lebat dan kontur tanah yang labil.

“Akibat hujan yang lebat mengakibatkan pergeseran tanah, sehingga jalan yang ada di atasnya juga rusak, sehingga membuat jalur mobil lumpuh,” katanya.

Andri Adi menjelaskan, karena hujan lebat dari Senin sore hingga malam hari, maka sekitar pukul 21:30 jalan mengalami retak dan patah disertai longsor.

Andri berpesan, jika warga akan bepergian ke Watukumpul maka harus berputar melalui jalur Randudongkal-Belik-Watukumpul.

“Nanti akan kita buat jalur darurat untuk kebutuhan ekonomi kecil, yang menggunakan sepeda motor dan anak-anak sekolah yang memakai sepeda, itu akan diupayakan,” ucap Andri.

Kemudian kata Andri, untuk jalur mobil akan dipertimbangkan pembangunannya setelah melihat kondisi tanah tersebut stabil.

“Apakah nanti akan dibuat tiang pancang atau beton memanjang, untuk penggunaan anggaran bisa dipercepat jika memungkinkan nanti menggunakan anggaran kedaruratan Belanja Tidak Terduga (BTT),” tandasnya.***

Baca Lainnya

Selamat! Indianto Terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Pemalang

28 Desember 2025 - 13:47 WIB

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Turut Prihatin Atas Kebakaran Kios Pakaian di Pasar Pagi

24 Desember 2025 - 09:51 WIB

Kolase : Kebakaran kios pakaian di Pasar Pagi dan Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail, SAP

Wrayan View Reborn Siap Dibuka Kembali Awal 2026, Tawarkan Keindahan Alam di Kaki Gunung Slamet

23 Desember 2025 - 10:59 WIB

Pengelola wrayan view reborn memantau persiapan wahana sekitar wrayan view reborn

Luar Biasa! Bunda PAUD Pemalang Raih Dua Penghargaan Tingkat Provinsi Jawa Tengah

18 Desember 2025 - 22:52 WIB

Bunda PAUD Pemalang Raih 2 Penghargaan Dari Provinsi Jateng

Hadiri Rakor Bahas Kondusifitas Nataru 2025, Bupati Anom: Pemkab Pemalang Siap Ikuti Arahan Provinsi Jateng

8 Desember 2025 - 19:47 WIB

Bupati Pemalang Hadiri Rakor Forkopimda Jateng Bahas Kondusifitas Nataru Tahun 2025
Trending di Daerah
error: Content is protected !!