Menu

Mode Gelap
Pegadaian Raih CCSEA 2026, Tegaskan Komitmen Layanan Contact Center Humanis dan Responsif Jadwal Acara TV Hari Ini Rabu, 6 Mei 2026: MDTV dan ANTV Lengkap dari Dini Hari hingga Malam Jadwal Acara TV Hari Ini Rabu, 6 Mei 2026: RCTI, MNCTV, dan GTV Lengkap dari Pagi hingga Malam Jadwal Acara TV Hari Ini Rabu 6 Mei 2026: Indosiar dan SCTV, Dari Dangdut hingga Liga Champions Viral! Kendaraan Dinas Diduga Dipakai Anak Muda Saat Hari Libur, Tuai Sorotan Warganet RSUD Suradadi Tegal Salurkan Bantuan Sayur dan Buah bagi Warga Terdampak Tanah Bergerak

Daerah

Bupati Anom Ingin Bersahabat dengan Alam Melalui Gerakan Selamatkan Pesisir Jawa Tengah

badge-check


					Bupati Anom Ingin Bersahabat dengan Alam Melalui Gerakan Selamatkan Pesisir Jawa Tengah Perbesar

Bupati Anom Ingin Bersahabat dengan Alam Melalui Gerakan Selamatkan Pesisir Jawa Tengah

WARTA NASIONAL – Program gerakan menanam dan merawat mangrove pada tahun 2025 – 2030 merupakan program Selamatkan Pesisir Jawa Tengah, yang digagas oleh Yayasan Kelola Lingkungan Pesisir Nusantara. Hal itu menginspirasi Bupati Pemalang Anom Widiyantoro hingga ingin bersahabat dengan alam.

Itu dikatakannya dalam acara Launching Gerakan Selamatkan Pesisir Jawa Tengah yang dihadiri oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Pantai Kertosari, Jumat (27/6/2025).

“Melalui gerakan ini kami ingin bersahabat dengan alam dan kami sudah membuat gerakan resik, hijau dan apik ini menjadi modal kami bersama-sama masyarakat menggerakkan kepedulian terhadap lingkungan hidup,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan, gerakan merawat dan menanam mangrove merupakan cara sederhana untuk menyelamatkan lingkungan khususnya di wilayah pesisir.

“Kepada pegiat lingkungan saya berterima kasih, karena ini bentuk kesadaran yang dilakukan oleh masyarakat untuk menyelamatkan masa depan lingkungan,” kata Ahmad Muzani.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa program ini bukan sekedar penanaman, melainkan penekanan kuat pada aspek perawatan mangrove dan cemara laut yang telah ditanam.

“Jangan hanya gagah kita menanam tapi tidak merawat,” kata Luthfi.

Luthfi meminta kepada seluruh masyarakat dan stakeholder untuk sering mengecek dan merawat mangrove dan cemara laut yang sudah ditanam.

“Sudah seringkali dilakukan kegiatan penanaman mangrove, namun banyak yang tidak tumbuh atau hilang karena kurang perawatan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Ketua Kelola Yayasan Pesisir Nusantara, Ardas Patra selaku penyelenggara melaporkan, kegiatan yang dilaksanakan di Pantai Kertosari adalah gerakan selamatkan pesisir Jawa Tengah.

“Gerakan menanam 5 ribu pohon mangrove, dan gerakan ini akan diperlebar menjadi Kabupaten Pemalang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Batang,” katanya.

Ardas menjelaskan, total wilayah yang akan digarap ada 132 hektar, untuk kebutuhan mangrovenya 500 ribu batang.

“Kegiatan ini akan dilakukan mulai tahun 2025 sampai tahun 2030 dalam perencanaan kami untuk mengurusi seluruh pesisir utara Jawa Tengah,” tutupnya.***

Baca Lainnya

Viral! Kendaraan Dinas Diduga Dipakai Anak Muda Saat Hari Libur, Tuai Sorotan Warganet

2 Mei 2026 - 19:53 WIB

Viral! Kendaraan Dinas Diduga Dipakai Anak Muda Saat Hari Libur, Tuai Sorotan Warganet

RSUD Suradadi Tegal Salurkan Bantuan Sayur dan Buah bagi Warga Terdampak Tanah Bergerak

2 Mei 2026 - 19:39 WIB

Muhammad Fahmi kasi pelayanan medis RSUD suradadi Tegal menyerahkan bantuan

Peringati Hardiknas 2026, Dosen ITB ADIAS Pemalang Fahmidh Dhuha Dorong Kemajuan Pendidikan dan Kenaikan IPM

2 Mei 2026 - 08:31 WIB

Dosen ITB ADIAS Pemalang, Fahmidh Dhuha, S.M., M.M.

Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026, Padukan Gaya Hidup Sehat, Literasi Emas dan Aksi Sosial

1 Mei 2026 - 14:00 WIB

PT Pegadaian sukses menyelenggarakan ajang lari perdana bertajuk Tring! Golden Run 2026 yang diikuti ribuan pencinta olahraga lari.

Jalan Rusak di Depan Stasiun Pemalang Dikeluhkan Pengendara, Berbulan-bulan Tak Kunjung Diperbaiki

1 Mei 2026 - 13:17 WIB

Jalan Rusak di Depan Stasiun Pemalang Dikeluhkan Pengendara, Berbulan-bulan Tak Kunjung Diperbaiki
Trending di Daerah