Menu ✖

Mode Gelap
Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat Tring! Pegadaian Tembus 7,5 Juta Pengguna, Aries Aviani Dorong Literasi Digital Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius Bangga! Ikna Rania Azzahra Bersinar di Kejuaraan Renang Kecamatan Pemalang, Borong Tiga Gelar Juara Info Loker! RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Buka Rekrutmen, Tujuh Formasi Dibuka

Daerah

Banteng Senior se-Jateng Dikumpulkan di Panti Marhaen, Ini Kata Slamet Efendi

badge-check


					Slamet Efendi dan Murdoko (kiri) serta Slamet Efendi dan Agustina Wilujeng Pramestuti Perbesar

Slamet Efendi dan Murdoko (kiri) serta Slamet Efendi dan Agustina Wilujeng Pramestuti

WARTA NASIONAL – Banteng-banteng senior se-Jawa Tengah (Jateng) diundang Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Panti Marhaen Semarang.

Plt Ketua DPD PDIP Jateng FX Hadi Rudyatmo meminta pada para senior untuk para pejuang ProMeg 96 untuk ikut mengembalikan marwah perjuangan PDIP.

Dimana bertujuan untuk mengemban amanat penderitaan rakyat dan mensejahteraan rakyat serta demi kemakmuran bangsa.

Banteng senior Pemalang, Slamet Efendi mengatakan, dimana saat ini banyak para kader PDI Perjuangan melupakan arah perjuangan partai, contoh saat ini rakerancab yang digelar di Pemalang untuk mengusulkan kandidat ketua partai pun dimasing-masing kecamatan sudah mulai blok blokan.

“Terlalu kental dengan intervensi-intervensi yang berambisi menjadi ketua DPC,” katanya.

Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa ranting maupun PAC seolah tidak diberi kebebasan untuk memilih kader terbaik. Mereka sudah diarahkan untuk mencalonkan orang tertentu. Situasi ini sangat ironis, mengingat PDI Perjuangan adalah partai yang menjunjung tinggi demokrasi.

Praktik seperti ini dikhawatirkan akan merusak tatanan internal partai dan menciptakan kepengurusan yang tidak kapabel,“Jika hal ini dibiarkan, PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang mau jadi apa?” tanya Slamet Efendi dengan nada prihatin.

Sebagai salah satu deklarator PDI ProMeg 96 yang masih hidup, ia merasa sangat miris melihat apa yang dilakukan oleh para kader saat ini.

“Saya berharap DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah dapat bertindak tegas,” ujarnya.

Ia meminta agar DPD merombak secara total pengurus partai di Kabupaten Pemalang yang tidak kompeten dan tidak mampu mencapai target-target partai.

Mantan Anggota DPRD Jateng itu, juga meminta kepada DPD agar tidak hanya menjadi ‘yes man’ terhadap usulan yang diusung oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang.

Menurutnya, usulan-usulan yang diajukan saat ini sudah terkondisikan oleh oknum-oknum yang hanya berambisi mendapatkan jabatan. Bukan lagi murni usulan yang lahir secara demokratis dari aspirasi ranting dan PAC.

“Saya berharap DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah tidak yes men saja terhadap usulan yang diusung DPC PDIP Kabupaten Pemalang sebab sudah dikondisikan semua oleh oknum-oknum yang ingin jabatan bukan murni usulan dari ranting maupun PAC secara demokratis,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak

8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius

6 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Makodim Pemalang, Aris Ismail: Bersatu, Berjuang, dan Mengabdi untuk Indonesia

5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Pertamina dan IKA UNAIR Hadirkan ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa’ bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Semarang

5 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Trending di Daerah