Menu ✖

Mode Gelap
Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat Tring! Pegadaian Tembus 7,5 Juta Pengguna, Aries Aviani Dorong Literasi Digital Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius Bangga! Ikna Rania Azzahra Bersinar di Kejuaraan Renang Kecamatan Pemalang, Borong Tiga Gelar Juara Info Loker! RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Buka Rekrutmen, Tujuh Formasi Dibuka

Daerah

Banjir Rob di Desa Blendung, Bupati Anom Ingin Segera Teratasi

badge-check


					Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan Wakil Bupati Nurkholes meninjau lokasi Pantai Desa Blendung, Sabtu (24/5/2025). Perbesar

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan Wakil Bupati Nurkholes meninjau lokasi Pantai Desa Blendung, Sabtu (24/5/2025).

WARTA NASIONAL – Banjir rob yang diakibatkan abrasi telah mengancam sejumlah di wilayah Kecamatan Ulujami salah satunya Pantai Desa Blendung sejak tahun 2019 terkena air rob.

Tanah yang terkikis membuat daratan kian tergerus, bahkan tempat wisata dan warung-warung yang sebelumnya jauh dari bibir pantai, rusak akibat gelombang pasang.

Mengetahui salah satu wilayahnya menjadi langganan banjir rob, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan Wakil Bupati Nurkholes meninjau lokasi Pantai Desa Blendung, pada Sabtu (24/5/2025).

“Kami berharap ini bisa segera teratasi dampak-dampak negatifnya dan bisa diminimalisir sebisa mungkin,” ujar Anom.

Anom juga meminta peran serta dari semua stakeholder yang ada di seluruh negara ini mungkin bisa ikut membantu.

“Mohon dukungan dari Pak AHY Menko Infrastruktur dan Menteri PU serta Wamen PU dan semua stakeholder di Perikanan Kelautan,” harapnya.

Selain itu, Anom juga berharap kepada para Menteri yang lain bisa ikut atensi untuk mengurangi dampak lingkungan dan dampak kerusakan yang terjadi akibat rob di Pantai Utara Jawa.

Dikatakan oleh Anom dampak dari rob yang terjadi sudah meliputi 10 Desa, satu kawasan wisata hilang, lahan pertanian, lahan perkebunan melati dan tambak yang ada di Desa Kertosari, Blendung, Mojo dan Desa lain yang ada di Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang.

“Harapannya ini bisa menjadi atensi penanganan yang lebih serius dan lebih masif karena dampak perekonomian bagi masyarakat sangat luar biasa dan ini tidak bisa dibiarkan,” katanya.

Dalam menangani banjir rob tersebut, Pemerintah Kabupaten sudah bersama-sama masyarakat untuk menangani secara swadaya tetapi memang kekuatan alam tidak bisa ditangani sendiri.

Dalam kegiatan peninjauan, Bupati Anom dan Wakil Bupati Nurkholes melakukan penanaman pohon cemara sebagai upaya mengantisipasi banjir, terutama di daerah pesisir yang rawan abrasi dan gelombang pasang.

Hadir dalam acara, Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Tutuko Raharjo, beberapa Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang dan Camat Ulujami Muhibbin.***

Baca Lainnya

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak

8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius

6 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Makodim Pemalang, Aris Ismail: Bersatu, Berjuang, dan Mengabdi untuk Indonesia

5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Pertamina dan IKA UNAIR Hadirkan ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa’ bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Semarang

5 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Trending di Daerah