WARTA NASIONAL – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta resmi membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 mulai 13 Maret hingga 1 April 2026.
Pembukaan posko ini dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional perjalanan kereta api serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Pada hari pertama pembukaan posko, Jumat (13/3), volume pelanggan kereta api jarak jauh yang berangkat dari wilayah PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta tercatat mencapai 45.382 penumpang, sementara 22.092 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta.
Jumlah tersebut menunjukkan tren peningkatan dibanding dua hari sebelumnya. Pada 11 Maret tercatat 29.824 penumpang berangkat, sedangkan pada 12 Maret meningkat menjadi 40.178 penumpang.
Stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi pada hari ini adalah Stasiun Pasar Senen dengan 18.657 penumpang, diikuti Stasiun Gambir sebanyak 14.767 penumpang, kemudian Stasiun Bekasi sebanyak 4.914 penumpang, Stasiun Cikarang sebanyak 2.653 penumpang, dan Stasiun Jatinegara sebanyak 2.612 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan peningkatan volume pelanggan pada awal masa Angkutan Lebaran menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api sebagai moda perjalanan mudik.
“KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan berbagai persiapan mulai dari aspek operasional, keselamatan perjalanan kereta api hingga peningkatan pelayanan agar perjalanan selama masa Angkutan Lebaran berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya.
Untuk mendukung keamanan selama periode tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menyiagakan 721 personel pengamanan yang terdiri dari 150 personel Polsuska, 456 petugas security, serta 115 personel bantuan dari unsur TNI dan Polri yang ditempatkan di stasiun maupun titik strategis lainnya.
Selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI menyediakan 1.076.196 tempat duduk untuk perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen.
Hingga saat ini 681.067 tiket telah terjual, sementara 387.861 kursi masih tersedia, dengan tingkat okupansi sekitar 63 persen.
Periode penjualan tiket tertinggi terjadi pada 11–20 Maret 2026 sebagai masa mudik awal, dengan total 451.219 tiket telah terjual.
Beberapa tanggal favorit masyarakat untuk bepergian antara lain 18 Maret (49.105 tiket), 19 Maret (48.465 tiket), 16 Maret (47.703 tiket), dan 17 Maret (47.556 tiket).
Selain itu, KAI juga memberikan diskon tarif hingga 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026 sebagai bagian dari program stimulus ekonomi pemerintah.***















