Menu ✖

Mode Gelap
Pertamina dan IKA UNAIR Hadirkan ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa’ bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Semarang Kasus Perundungan Anak di Pemalang, Fraksi PKS Desak Penanganan Serius dan Pendidikan Karakter Priwantoro: Kasus Dugaan Perundungan Siswa SDN 1 Kebondalem Harus Diusut Tuntas, Jangan Ada Anak Lain Menjadi Korban Puryanto Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PK Golkar Bantarbolang, Target Perkuat Basis Suara Kemarau 5 Bulan, Warga Tamansari Rela Antre Berjam-jam Demi Air Bersih Dari Pemalang ke Malaysia, Dosen USIP Jadi Guest Speaker Konferensi Internasional ICFS 2026

Daerah

Gus Yasin Sebut Media Lokal Harus Berani Berinovasi di Tengah Persaingan Media Sosial

badge-check


					Gus Yasin Sebut Media Lokal Harus Berani Berinovasi di Tengah Persaingan Media Sosial Perbesar

Gus Yasin Sebut Media Lokal Harus Berani Berinovasi di Tengah Persaingan Media Sosial

WARTA NASIONAL – Perkembangan teknologi digital dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat menjadi tantangan besar bagi industri media lokal.

Hal itu mengemuka dalam gelaran Jateng Media Summit 2026 yang berlangsung di Hotel Khas Semarang, pada Kamis (21/5/2026).

Forum yang diikuti ratusan pengelola media dari berbagai wilayah di Jawa Tengah tersebut mengangkat tema “Peta Jalan Baru Media Lokal Jawa Tengah” sebagai upaya memperkuat eksistensi media daerah di tengah persaingan platform digital.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada insan media yang selama ini berperan aktif mendukung pembangunan daerah dan menjaga demokrasi.

Menurutnya, kontribusi media turut membantu Jawa Tengah meraih penghargaan sebagai provinsi dengan Indeks Demokrasi terbaik ketiga di Indonesia. Karena itu, ia berharap kemitraan antara pemerintah dan media terus diperkuat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman media yang selama ini ikut membangun Jawa Tengah. Sinergi ini harus terus dijaga,” ujarnya.

Namun demikian, Taj Yasin juga mengingatkan agar media tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara maksimal. Ia menilai media memiliki peran penting dalam menyuarakan kondisi masyarakat, khususnya terkait dampak pertumbuhan ekonomi terhadap kesejahteraan warga.

Menurutnya, kritik dan masukan dari media menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan pemerintah agar lebih tepat sasaran.

“Media harus bisa melihat apakah pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat. Pemerintah membutuhkan kritik dan masukan agar kebijakan yang dibuat bisa lebih menyejahterakan rakyat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin juga menyoroti perubahan perilaku masyarakat yang kini lebih banyak mengonsumsi informasi melalui video dan media sosial dibanding media konvensional. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan besar bagi media mainstream untuk tetap bertahan.

Ia menyebut media arus utama perlu melakukan inovasi dalam penyajian informasi, termasuk melibatkan generasi muda agar konten yang dihasilkan lebih kreatif dan sesuai perkembangan zaman.

“Sekarang masyarakat lebih tertarik pada konten visual dan media sosial. Karena itu media mainstream harus mampu beradaptasi dan menghadirkan terobosan baru,” ungkapnya.

Ia optimistis media lokal tetap memiliki peluang besar untuk berkembang selama mampu mengikuti perubahan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Jateng Media Summit 2026 mendapat dukungan dari berbagai lembaga dan perusahaan, di antaranya Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Lembaga Penjamin Simpanan, Bank Indonesia, Bank Negara Indonesia, Telkom Indonesia, Bank Jateng, Semen Gresik, PT Bhimasena Power Indonesia, serta Gramedia.***

Baca Lainnya

Pertamina dan IKA UNAIR Hadirkan ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa’ bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Semarang

5 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Kasus Perundungan Anak di Pemalang, Fraksi PKS Desak Penanganan Serius dan Pendidikan Karakter

5 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Puryanto Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PK Golkar Bantarbolang, Target Perkuat Basis Suara

5 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Kemarau 5 Bulan, Warga Tamansari Rela Antre Berjam-jam Demi Air Bersih

4 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Kasus Kematian Siswa SDN 01 Kebondalem Diduga Korban Perundungan, DPRD Pemalang Desak Investigasi Tuntas

3 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Trending di Daerah