Menu ✖

Mode Gelap
Hujan Mulai Turun, Warga Tamansari dan Dukuhbangsa Masih Krisis Air Bersih, Perhutani KPH Pemalang Kembali Salurkan Bantuan Universitas BPD Raih 3rd Winner Agentic AI Hackathon 2026, Tim Visionary Informatics Tembus Tiga Besar Lima Agen BRILink di Pemalang Raih Hadiah Program TTS BRI Regional Office Semarang Dua Agen BRILink Pemalang Raih Hadiah CCTV Program Jempol BRI Regional Office Semarang Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Salurkan Bantuan Air Bersih, Warga Bungin dan Pelanggan Sampaikan Terima Kasih Festival Tring! by Pegadaian 2026 Hadir di Solo Paragon, Suguhkan Hiburan, Bazar, dan Edukasi Investasi

Pendidikan

LSP UIN Walisongo Perkuat Kolaborasi, Studi Banding ke LSP UI untuk Tingkatkan Kualitas Sertifikasi

badge-check


					LSP UIN Walisongo Perkuat Kolaborasi, Studi Banding ke LSP UI untuk Tingkatkan Kualitas Sertifikasi Perbesar

LSP UIN Walisongo Perkuat Kolaborasi, Studi Banding ke LSP UI untuk Tingkatkan Kualitas Sertifikasi

WARTA NASIONAL – Lembaga Sertifikasi Profesi UIN Walisongo Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan melalui penguatan jejaring dan kolaborasi antarperguruan tinggi.

Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kunjungan ke LSP Universitas Indonesia yang berlangsung di Gedung Vokasi Universitas Indonesia, Selasa (28/4/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya LSP UIN Walisongo dalam mengembangkan sistem sertifikasi yang adaptif, profesional, dan berbasis kebutuhan industri. Rombongan disambut langsung oleh Direktur LSP UI beserta jajaran.

Dalam pemaparannya, Manajer Sertifikasi LSP UI, Hardika Satria, menjelaskan bahwa secara struktural LSP berada di bawah rektorat UI, tepatnya di bawah koordinasi Wakil Rektor II. Namun secara historis, pembentukan LSP berakar dari kebutuhan program vokasi, khususnya lulusan D3.

“Awalnya LSP lahir dari kebutuhan vokasi, terutama alumni D3. Namun seiring perkembangan, kini seluruh program studi membutuhkan sertifikasi profesi sebagai bentuk penguatan kompetensi lulusan,” ungkap Direktur LSP UI, Rahmi.

Saat ini, LSP UI telah mengembangkan 22 skema sertifikasi yang dikelompokkan dalam tiga departemen utama, yakni sosial humaniora, administrasi dan bisnis terapan, serta bidang lain yang disesuaikan dengan kebutuhan keilmuan. Setiap program studi rata-rata melibatkan 90–100 mahasiswa dalam proses sertifikasi setiap tahunnya.

Menariknya, seluruh dosen di UI didorong untuk menjadi asesor kompetensi sekaligus berperan aktif dalam penyusunan skema sertifikasi. Skema tersebut disusun melalui pemetaan antara Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia dengan mata kuliah di masing-masing program studi.

Pelaksanaan uji kompetensi dilakukan menjelang mahasiswa menyelesaikan studi. LSP UI juga telah memiliki Tempat Uji Kompetensi (TUK) sesuai skema yang dimiliki, sehingga memperkuat ekosistem sertifikasi berbasis keilmuan.

Direktur LSP UIN Walisongo, Wahab, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk belajar sekaligus mengadopsi praktik baik dari UI.

“Kami melihat bagaimana LSP UI berkembang dengan sistem yang kuat, mulai dari skema, asesor, hingga jejaring TUK. Ini menjadi inspirasi bagi LSP UIN Walisongo untuk terus berbenah dan menghadirkan layanan sertifikasi yang profesional dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, LSP UIN Walisongo semakin menegaskan posisinya sebagai lembaga yang adaptif dalam menjawab tantangan dunia kerja. Penguatan kolaborasi lintas perguruan tinggi diharapkan mampu mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tersertifikasi dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.***

Baca Lainnya

Universitas BPD Raih 3rd Winner Agentic AI Hackathon 2026, Tim Visionary Informatics Tembus Tiga Besar

4 November 2026 - 12:40 WIB

Kapolres Pemalang Kunjungi ITB ADIAS, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kamtibmas

27 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Senator Abdul Kholik Serap Aspirasi Mahasiswa IVET Semarang, Dorong Penguatan Pertanian dan Maritim

14 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Pemda Pemalang Diminta Bertanggung Jawab terhadap Perundungan di Sekolah

4 Oktober 2026 - 00:01 WIB

Ketua Yayasan Peduli Pendidikan Indonesia (YAPPENDI), Untung Budiarso

Siswa SDN 01 Kebondalem Meninggal, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Pastikan Kasus Ditindaklanjuti

3 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Trending di Pendidikan