Menu

Mode Gelap
BRI Cabang Pemalang Serahkan 4 Mesin Perahu dan Bantuan Rp23 Juta untuk Nelayan Tanjungsari BRI Peduli Hadir di MDA Rodliyatul Uqul, Pavingisasi Halaman Beri Manfaat bagi Santri dan Warga Ruang Kelas Baru MDA Walisongo Kebongede, BRI Peduli Hadirkan Tempat Belajar Lebih Nyaman BRI Peduli Aspal Jalan Dusun Benteng, Beragam Manfaat Langsung Dirasakan Warga Desa Wanarata Pemalang Percasi dan Kodim 0711/Pemalang Bakal Gelar Turnamen Catur Dandim Cup 2026, Catat Tanggalnya! Haflah Maulidurrasul 1448 H di MAJT, Ribuan Jemaah Larut dalam Lantunan Salawat

Daerah

FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo

badge-check


					FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo Perbesar

FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo

WARTA NASIONAL – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM) menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Informasi dan Literasi Digital Berbasis Perspektif Gender pada Komunitas Perempuan Merah Delima” di Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini menyasar Kelompok Merah Delima (Menanti Cerah Dengan Lingkungan Mangrove) yang beranggotakan 17 perempuan pesisir.

Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan perempuan dalam memanfaatkan media digital secara produktif sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender.

Tim pengabdi dipimpin oleh Dr. Gita Aprinta E.B, M.Si dengan anggota Errika Dwi Setyawatie, M.I.Kom, Retno Manuhoro Setyowati, M.I.Kom, dan Ayang Fitrianti, M.I.Kom.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Gita Aprinta E.B, M.Si menegaskan bahwa perempuan saat ini perlu memiliki keterampilan digital, khususnya dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemberdayaan ekonomi.

“Perempuan idealnya terampil menggunakan media sosial untuk meningkatkan income keluarga sekaligus membangun kesadaran akan harkat dan kesetaraan gender,” ujarnya.

Ketua Kelompok Merah Delima, Sunarni, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menyebut perempuan pesisir masih membutuhkan panduan dalam menggunakan media sosial secara bijak dan produktif.

“Kami membutuhkan rambu-rambu dalam bermedia sosial, terutama untuk membangun kesadaran perempuan dalam menjalankan peran domestik, memperjuangkan kesetaraan gender, serta meningkatkan ekonomi keluarga,” tuturnya.

FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo

FTIK USM Perkuat Literasi Digital Berbasis Gender bagi Perempuan Pesisir Tambakrejo

Selama ini, Kelompok Merah Delima aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan, seperti memproduksi keripik mangrove, terasi bubuk, dan rebon udang. Namun, mereka masih menghadapi kendala dalam pemasaran serta konsistensi produksi karena harus membagi waktu dengan tanggung jawab domestik.

Sebagai bagian dari kelompok eduwisata Camar di Tambakrejo, para anggota berharap adanya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk mengembangkan usaha mereka.

Salah satu anggota kelompok, Ningrum, menekankan pentingnya kepercayaan diri perempuan pesisir dalam memanfaatkan media sosial. Ia juga menyarankan penggunaan sistem pre-order sebagai strategi pemasaran agar produksi lebih terencana.

“Perempuan pesisir harus lebih percaya diri memasarkan produk mereka melalui media sosial,” ungkapnya.

Dalam sesi pelatihan, Ayang Fitrianti, M.I.Kom, memberikan tips praktis pemasaran digital, seperti rutin memperbarui status WhatsApp dengan konten promosi. Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat memperluas jangkauan pasar.

Sementara itu, Errika Dwi Setyawatie, M.I.Kom, mengingatkan pentingnya etika bermedia sosial agar komunikasi tetap positif dan profesional.

Retno Manuhoro Setyowati, M.I.Kom, juga mendorong peserta untuk mengasah kemampuan fotografi sederhana guna menunjang promosi produk.

“Percaya diri saja untuk menampilkan foto produk, bahkan bisa juga mendokumentasikan proses pembuatannya. Itu akan terlihat otentik dan menunjukkan bahwa Kelompok Merah Delima ini berdaya, mandiri, dan melek digital dalam pemasaran,” jelasnya.

Sebagai penutup, Dr. Gita Aprinta E.B, M.Si menegaskan bahwa literasi digital berbasis perspektif gender dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti memahami fungsi media sosial secara bijak, membangun kepercayaan diri perempuan di ruang digital, serta memanfaatkannya untuk mendukung kemandirian ekonomi keluarga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan perempuan pesisir di Tambakrejo tidak hanya semakin melek digital, tetapi juga mampu memperkuat posisi sosial dan ekonomi mereka di tengah masyarakat.***

Baca Lainnya

BRI Cabang Pemalang Serahkan 4 Mesin Perahu dan Bantuan Rp23 Juta untuk Nelayan Tanjungsari

27 Agustus 2026 - 00:23 WIB

BRI Cabang Pemalang Serahkan 4 Mesin Perahu dan Bantuan Rp23 Juta untuk Nelayan Tanjungsari

BRI Peduli Hadir di MDA Rodliyatul Uqul, Pavingisasi Halaman Beri Manfaat bagi Santri dan Warga

26 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Branch Office Pemalang kepada Kepala MDA Rodliyatul Uqul, Sokhekhudin, pada Senin (29/6/2026).

Ruang Kelas Baru MDA Walisongo Kebongede, BRI Peduli Hadirkan Tempat Belajar Lebih Nyaman

26 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Penyerahan secara simbolis bantuan program tersebut dilakukan oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Cabang Pemalang kepada Kepala MDA Walisongo Desa Kebongede, Mustofa pada Senin (29/6/2026).

BRI Peduli Aspal Jalan Dusun Benteng, Beragam Manfaat Langsung Dirasakan Warga Desa Wanarata Pemalang

26 Agustus 2026 - 21:18 WIB

penyerahan simbolis yang dilakukan oleh Rahman Hakim selaku Supervisor Penunjang Operasional (SPO) BRI Cabang Pemalang kepada Kepala Desa Wanarata, Elok Rakhmawati, SE pada Senin (29/6/2026).

Fahmidh Dhuha Soroti Wacana “Percepatan Sejarah”, Minta Elite Politik Hormati Konstitusi

26 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Fahmidh Dhuha, SM., MM
Trending di Daerah