WARTA NASIONAL – Kondisi jembatan di Ruas Jalan Kabupaten Tegal, Desa Wotgalih, Kecamatan Jatinegara, semakin memprihatinkan.
Jembatan Ruas Jalan Kabupetan Tegal sepanjang 26 meter dan lebar 3 meter dibangun pada tahun 2009 melalui anggaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) itu kini mengalami kerusakan cukup parah dan dikhawatirkan membahayakan aktivitas warga.
Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan beberapa pedukuhan di Desa Wotgalih. Setiap hari, jembatan ini menjadi jalur utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas, mulai dari mobilitas warga, pengangkutan hasil pertanian, Anak sekolah, warga sakit yang akan berobat ke fasilitas kesehatan dan roda perekonomian desa.
Kepala Desa Wotgalih Warji, Menyapaikan, bahwa pemerintah kabupaten Tegal agar segera melakukan pembangunan, apalagi jembatan ruas jalan Kabupetan Tegal persis disungai logeni yang apabila musim penghujan seperti saat ini selalu terkena luapan sungai logeni.
Ia menegaskan bahwa keberadaan jembatan tersebut sangat penting bagi kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap kepada pemerintahan kabupaten Tegal agar bisa segera jembatan sungai logeni dibangun kembali. Jembatan ini adalah aset penting bagi roda perekonomian di desa Wotgalih, dan jika dibiarkan terlalu lama, aktivitas warga bisa terganggu,” ujarnya.
Rohidin Salah satu Warga Desa Wotgalih kecamatan Jatinegara juga mengaku khawatir jika jembatan tersebut ambruk sewaktu-waktu, mengingat kondisinya yang terus memburuk akibat usia dan minimnya perawatan.
“Sebagai warga kami tentunya sangat mengkhawatirkan sekali apabila jembatan sungai logeni ini ambruk atau hanyut oleh luapan sungai logeni, karena jembatan ini satu satunya sebagai penghubung antar pedukuhan dan desa, bahkan kalo tidak segera di perbaiki atau dibangun oleh pemerintah kabupaten Tegal mobilitas masyarakat terhambat bahkan bisa lumpuh soalnya jalan yang menuju Jatinegara melalui dukuh wanarata juga sangat parah tidak bisa di lewati sepeda motor ataupun mobil biasa.” Pungkas Rohidin.
Masyarakat Desa Wotgalih kini menunggu respons dan langkah cepat dari pemerintah daerah untuk menangani kerusakan tersebut, demi keselamatan dan kelancaran aktivitas ekonomi warga.***
















