Menu

Mode Gelap
Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet 7 Amalan Utama di Bulan Ramadan, Pastikan Melakukannya agar Pahala Berlipat Ganda Insantara Sebut 14 Nama Berpeluang Pimpin PBNU Periode Berikutnya Ekonomi Jadi Isu Paling Mendesak di Tengah Tingginya Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 3 Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu 21 Februari 2026 di Kabupaten Pemalang dan Sekitarnya

Daerah

Peduli Pertanian Berkelanjutan, Gus Harun Kunjungi Tiga Kelompok Tani di Pati dan Semarang

badge-check


					Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Harun Abdul Khafizh (kiri) saat mengunjungi kelompok tani Perbesar

Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Harun Abdul Khafizh (kiri) saat mengunjungi kelompok tani

WARTA NASIONAL – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Harun Abdul Khafizh berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan praktik pertanian berkelanjutan.

Hal itu dilakukan Gus Harun sapaan akrab Harun Abdul Khafizh melalui rangkaian kunjungan ke tiga kelompok tani di Kabupaten Pati, Kabupaten Semarang, dan Getasan pada pekan ini.

Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis untuk memahami langsung pengelolaan lahan dan sistem produksi peternakan yang ramah lingkungan di tingkat akar rumput.

Kunjungan pertama dilakukan di Sokobubuk, Kabupaten Pati. Di wilayah ini, Gus Harun meninjau metode pengelolaan lahan yang diterapkan petani setempat, mulai dari teknik pengolahan tanah, penataan area tanam, hingga penggunaan pupuk organik.

Para petani menjelaskan bahwa pendekatan tersebut terbukti mampu menjaga stabilitas tanah sekaligus meminimalkan kerusakan lahan.

Politisi Partai Golkar ini mengapresiasi penerapan prinsip konservasi yang telah konsisten dilakukan kelompok tani di daerah tersebut.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Sebakung, Kabupaten Semarang. Di lokasi ini, ia mempelajari penerapan sistem tanam terpadu berbasis kearifan lokal, yang memadukan hortikultura dan tanaman keras untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Dalam dialog bersama petani, berbagai tantangan lapangan dibahas, termasuk kebutuhan peningkatan produktivitas yang tetap sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan.

Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Harun Abdul Khafizh (kiri) saat mengunjungi kelompok tani

Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Harun Abdul Khafizh (kiri) saat mengunjungi kelompok tani

Gus Harun menyampaikan pentingnya mendorong kolaborasi dan inovasi agar sistem pertanian terpadu dapat berkembang lebih optimal.

Perjalanan diakhiri di Getasan, kawasan yang dikenal sebagai sentra penghasil susu dengan standar kualitas tinggi. Gus Harun meninjau langsung proses produksi, mulai dari pemeliharaan sapi, kebersihan kandang, hingga pemerahan susu secara higienis.

Menurutnya, praktik peternakan yang bersih dan berkelanjutan tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga menjaga kesehatan ekosistem sekitar. Ia menilai Getasan telah menunjukkan model pengelolaan peternakan yang dapat ditiru daerah lain.

Gus Harun menegaskan bahwa rangkaian kunjungan ini merupakan bentuk komitmen memperkuat edukasi, kolaborasi, dan inovasi di sektor pertanian serta upaya penyelamatan lingkungan.

“Lingkungan yang sehat adalah modal utama bagi keberlanjutan pertanian. Saya berharap kunjungan ini dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas untuk mengembangkan praktik pertanian yang produktif sekaligus ramah lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa hasil pengamatan dan diskusi lapangan akan ditindaklanjuti dengan program pendampingan yang lebih terstruktur. Dengan pendekatan tersebut.

“Kami berharap pengembangan pertanian masa depan dapat berjalan seimbang antara peningkatan produktivitas dan pelestarian alam, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat

25 Februari 2026 - 21:40 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Membatalkan Surat Bantuan Bingkisan Lebaran

Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet

25 Februari 2026 - 19:19 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran

Hadir di Podcast WN Network Talk! Kepala BPBD, Legislator dan Kades Bicara Wujudkan Pemalang Siaga Bencana

19 Februari 2026 - 13:46 WIB

WN Network menghadirkan sejumlah narasumber dalam talks show, pada Selasa 17 Februari 2026.

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

16 Februari 2026 - 19:40 WIB

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

Kereta Ambarawa Ekspres Terlambat, Perkiraan Keterlambatan Capai 80 Menit Akibat Banjir

16 Februari 2026 - 16:35 WIB

Trending di Daerah