Menu ✖

Mode Gelap
Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat Tring! Pegadaian Tembus 7,5 Juta Pengguna, Aries Aviani Dorong Literasi Digital Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius Bangga! Ikna Rania Azzahra Bersinar di Kejuaraan Renang Kecamatan Pemalang, Borong Tiga Gelar Juara Info Loker! RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Buka Rekrutmen, Tujuh Formasi Dibuka

Daerah

Pertamina Jamin Ketersediaan Energi di Jateng dan DIY saat Libur Panjang Maulid Nabi 2025

badge-check


					Pertamina Jamin Ketersediaan Energi di Jateng dan DIY saat Libur Panjang Maulid Nabi 2025 Perbesar

WARTA NASIONAL – Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah (JBT) melakukan sejumlah pengamanan pasokan energi di Jateng dan DIY.

Hal itu sebagai antisipasi momen libur panjang akhir pekan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tanggal 5 – 7 September 2025.

Area Manager Comm, Rel, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional (JBT), Taufiq Kurniawan menyampaikan bahwa Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menjamin kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

“Momentum libur panjang biasanya diikuti dengan peningkatan konsumsi energi. Pertamina menyiagakan seluruh fasilitas distribusi untuk memastikan layanan energi tetap aman dan lancar bagi masyarakat. Satgas khusus juga disiapkan untuk memantau dan mengawal distribusi energi selama periode ini,” ujar Taufiq.

Kesiapan tersebut tidak hanya dilakukan di tingkat terminal sebagai pusat stok dan distribusi, tetapi juga menyentuh langsung titik-titik pelayanan masyarakat.

Seluruh SPBU dan Pertashop telah dipastikan beroperasi normal dengan pengawasan ketat terhadap ketersediaan BBM. Terdapat 8 Supply Point BBM, 4 Terminal LPG, dan 5 Supply Point Avtur yang tersebar se-Jateng & DIY yang terus beroperasi termasuk pada hari libur.

Pertamina menjaga stok BBM jenis Gasoline sebanyak 13 kali lipat sementara untuk Gasoil mencapai 14 kali lipat dari rata-rata konsumsi normal harian.

Sedangkan untuk kebutuhan Aviasi penerbangan, Pertamina telah menyiapkan pasokan avtur 21 kali lipat konsumsi normal yakni 349 KL.

Banjiri Tabung LPG 3kg

Dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG 3kg bersubsidi, Pertamina Patra Niaga mengalokasikan tambahan pasokan berdasarkan koordinasi dan permintaan dari pemerintah daerah setempat.

”Secara keseluruhan dilakukan penambahan LPG 3 kg dengan total lebih dari 1.219.880 tabung. Jumlah tersebut lebih banyak 79 persen dari konsumsi normal harian,” terangnya.

Penambahan tabung LPG 3 kg tersebut terbagi untuk Provinsi Jawa Tengah sebanyak 1.066.729 tabung sedangkan di Provinsi DIY sebanyak 153.160 tabung.

Tambahan tersebut akan disalurkan melalui pangkalan-pangkalan LPG resmi Pertamina dan disesuaikan dengan kebutuhan di setiap daerah.

Taufiq menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait pasokan energi di wilayah Jateng dan DIY.

“Pertamina mengimbau masyarakat agar membeli BBM di SPBU atau Pertashop, serta LPG di Pangkalan resmi. Dengan begitu, kualitas dan keamanan produk lebih terjamin, sekaligus membantu mencegah praktik penjualan di luar ketentuan. Beragam promo menarik untuk membantu konsumen membeli dengan harga lebih murah juga tersedia di aplikasi MyPertamina selama periode libur panjang ini,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak

8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius

6 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Makodim Pemalang, Aris Ismail: Bersatu, Berjuang, dan Mengabdi untuk Indonesia

5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Pertamina dan IKA UNAIR Hadirkan ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa’ bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Semarang

5 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Trending di Daerah