Menu

Mode Gelap
Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet 7 Amalan Utama di Bulan Ramadan, Pastikan Melakukannya agar Pahala Berlipat Ganda Insantara Sebut 14 Nama Berpeluang Pimpin PBNU Periode Berikutnya Ekonomi Jadi Isu Paling Mendesak di Tengah Tingginya Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 3 Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu 21 Februari 2026 di Kabupaten Pemalang dan Sekitarnya

Daerah

Ketegangan Terjadi Saat Tabligh Akbar di Petarukan, Ini Dugaan Pemicunya

badge-check


					Tangkap Layar (IG: @beritapekalongan1) Perbesar

Tangkap Layar (IG: @beritapekalongan1)

WARTA NASIONAL — Sebuah insiden bentrokan terjadi pada Rabu malam (23/7) di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, saat berlangsung acara tabligh akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam dan Haul KH Muhammad Hasyim.

Dua kelompok massa yang berbeda pandangan terlibat dalam kericuhan, yakni simpatisan Habib Rizieq Shihab dan anggota Perjuangan Walisongo Indonesia – Laskar Sabilillah (PWI-LS).

Dugaan sementara menyebut bahwa bentrokan dipicu oleh adanya perbedaan sikap terhadap kehadiran Habib Rizieq sebagai penceramah dalam acara tersebut.

Sebelumnya, PWI-LS menyampaikan keberatan secara terbuka melalui surat edaran kepada jaringan mereka, dengan menyatakan bahwa kehadiran tokoh tertentu dianggap dapat menimbulkan ketegangan di masyarakat.

Sebagai respons atas potensi penolakan tersebut, pihak simpatisan Habib Rizieq yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk anggota FPI dan Laskar Pembela Islam (LPI), melakukan pengawalan terhadap jalannya acara. Keduanya hadir dalam jumlah besar di sekitar lokasi.

Meski sempat dilakukan koordinasi dan pengamanan oleh panitia dan aparat, situasi di lapangan tidak sepenuhnya terkendali.

Ketika dua kelompok massa bertemu di sekitar area acara, ketegangan meningkat dan memicu kontak fisik. Aksi saling dorong dan lempar benda keras pun tak terhindarkan.

Kapolres Pemalang, AKBP Eko Sunaryo, dalam keterangan resminya menyebutkan bahwa lima orang mengalami luka-luka, termasuk satu personel kepolisian yang saat itu sedang bertugas.

Korban telah dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapat perawatan dan dilaporkan dalam kondisi stabil.

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang hadir di lokasi setelah kejadian, mengimbau semua pihak untuk menjaga kondusivitas wilayah dan tidak terprovokasi oleh isu yang beredar.

Ia juga meminta masyarakat menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak berwenang.

Saat ini, situasi di lokasi acara telah terkendali. Aparat gabungan TNI-Polri masih berjaga untuk mengantisipasi gangguan susulan dan menjaga keamanan lingkungan. (Yuliana Sulistyaningtyas)***

Baca Lainnya

Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat

25 Februari 2026 - 21:40 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Membatalkan Surat Bantuan Bingkisan Lebaran

Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet

25 Februari 2026 - 19:19 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran

Hadir di Podcast WN Network Talk! Kepala BPBD, Legislator dan Kades Bicara Wujudkan Pemalang Siaga Bencana

19 Februari 2026 - 13:46 WIB

WN Network menghadirkan sejumlah narasumber dalam talks show, pada Selasa 17 Februari 2026.

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

16 Februari 2026 - 19:40 WIB

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

Kereta Ambarawa Ekspres Terlambat, Perkiraan Keterlambatan Capai 80 Menit Akibat Banjir

16 Februari 2026 - 16:35 WIB

Trending di Daerah