Menu

Mode Gelap
Gus Harun Apresiasi Muhammadiyah Jateng Luncurkan Hutan Wakaf Agroforestri di Pemalang Peringati HUT ke-53, Ketua DPC PDI Perjuangan Pemalang Sampaikan Pesan dan Harapannya Belajar, Bekerja, dan Mengajar di Tengah Dunia Maya: Untuk Apa Kita Hadir? Filsafat Politik Cinta Selama Nataru 2026, Antusiasme Masyarakat terhadap Serambi MyPertamina Tercatat Tinggi Rayakan Harlah ke-53, PPP Pemalang Awali dengan Istighosah hingga Muskercab

Daerah

Peringati HUT ke-16, Adakan Konsolidasi Koperasi Perikanan dan Kelautan di Basis KNTI se-Jawa

badge-check


					Peringati HUT ke-16, Adakan Konsolidasi Koperasi Perikanan dan Kelautan di Basis KNTI se-Jawa Perbesar

Peringati HUT ke-16, Adakan Konsolidasi Koperasi Perikanan dan Kelautan di Basis KNTI se-Jawa

WARTA NASIONAL – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menggelar serangkaian kegiatan untuk memperingati HUT ke-16, salah satunya adalah Konsolidasi Koperasi Perikanan dan Kelautan di basis KNTI se-Jawa.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu giat memperingati HUT ke-16 KNTI,” demikian disampaikan Ketua Umum DPP KNTI Dani Setiawan di Pemalang, pada Rabu (14/05).

Dani menjelaskan tujuan kegiatan konsolidasi koperasi perikanan dan kelautan di basis KNTI se-Jawa adalah untuk penguatan ideologi dan pemahaman pengurus koperasi dan pengurus KNTI atas jati diri koperasi dan amanat Pancasila serta UUD 1945 dalam pelaksanaan sistem perekonomian nasional, mengidentifikasi persoalan dan kebutuhan koperasi perikanan dan kelautan di basis-basis KNTI serta meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengurus koperasi dalam manajemen kelembagaan dan usaha.

Peserta yang hadir, lanjut Dani, berasal dari pengurus koperasi nelayan anggota KNTI Jakarta Utara, Trenggalek, Rembang, Pemalang, Indramayu, Semarang, Surabaya, Kota Pekalangongan, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Cilacap.

Konsolidasi ini diharapkan mampu meneguhkan arah koperasi sesuai dengan 3 tiang pancang haluan gerakan KNTI yakni kedaulatan di bidang politik, mandiri di bidang ekonomi, dan berkelanjutan secara lingkungan.

Selain itu, lanjut Dani, penguatan koperasi menjadi semakin penting ketika kita melihat kondisi nelayan tradisional yang masih rentan secara ekonomi dan sosial. KKP menyebut di tahun 2023, lebih dari 70% nelayan Indonesia adalah nelayan skala kecil atau tradisional, dengan penghasilan rata-rata di bawah UMR.

Perjalanan panjang KNTI selama 16 tahun telah memfasilitasi terbentuknya koperasi perikanan di berbagai daerah, misalnya Koperasi yang mengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) seperti Koperasi Mina Perdana Samudera di Jakarta Utara, Koperasa Jaya Nelayan Tradisional Indonesia di Pemalang, dan Koperasi Layar Maju Bersama di Semarang.

“Beberapa koperasi anggota KNTI menekuni bisnis solar untuk nelayan, seperti Koperasi Mina Perdana Samudera di Jakarta Utara, Koperasi Jaya Nelayan Tradisional Indonesia di Pemalang, dan Koperasi Layar Maju Bersama di Semarang “ pungkas Dani.***

Baca Lainnya

Selamat! Indianto Terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Pemalang

28 Desember 2025 - 13:47 WIB

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Turut Prihatin Atas Kebakaran Kios Pakaian di Pasar Pagi

24 Desember 2025 - 09:51 WIB

Kolase : Kebakaran kios pakaian di Pasar Pagi dan Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail, SAP

Wrayan View Reborn Siap Dibuka Kembali Awal 2026, Tawarkan Keindahan Alam di Kaki Gunung Slamet

23 Desember 2025 - 10:59 WIB

Pengelola wrayan view reborn memantau persiapan wahana sekitar wrayan view reborn

Luar Biasa! Bunda PAUD Pemalang Raih Dua Penghargaan Tingkat Provinsi Jawa Tengah

18 Desember 2025 - 22:52 WIB

Bunda PAUD Pemalang Raih 2 Penghargaan Dari Provinsi Jateng

Hadiri Rakor Bahas Kondusifitas Nataru 2025, Bupati Anom: Pemkab Pemalang Siap Ikuti Arahan Provinsi Jateng

8 Desember 2025 - 19:47 WIB

Bupati Pemalang Hadiri Rakor Forkopimda Jateng Bahas Kondusifitas Nataru Tahun 2025
Trending di Daerah
error: Content is protected !!