Menu ✖

Mode Gelap
RTH Bumiayu Mangkrak, Di Mana Keseriusan Pemkab dan DPRD Brebes? Fraksi Golkar DPRD Pemalang Ikuti Rakornis Nasional 2026 di Bandung, Perkuat Konsolidasi Pemenangan Pemilu Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat Tring! Pegadaian Tembus 7,5 Juta Pengguna, Aries Aviani Dorong Literasi Digital Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius

Daerah

Percepat Program, Taj Yasin Pimpin Langsung Pokja Makan Bergizi Gratis

badge-check


					Taj Yasin saat memimpin rapat perdana Pokja Percepatan Pelaksana Program MBG, di ruang kerjanya, di Semarang pada Selasa, 8 April 2025. Perbesar

Taj Yasin saat memimpin rapat perdana Pokja Percepatan Pelaksana Program MBG, di ruang kerjanya, di Semarang pada Selasa, 8 April 2025.

WARTANASIONAL.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini guna mengakselerasi program nasional tersebut.

Pokja itu ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jateng Nomor 100.3.3.1/88 Tahun 2025. Pokja tersebut diketuai langsung oleh Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin.

Taj Yasin mengatakan, hingga kini sudah ada lebih dari 120 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan total 89 dapur MBG. Jumlah tersebut tersebar di seluruh Jawa Tengah.

Ia mengatakan, jumlah tersebut merupakan terbanyak kedua secara nasional. Pihaknya juga sudah menginventarisir terhadap masalah-masalah yang ada.

“Minggu ini kita sudah membuat alurnya bagaimana, siapa yang bisa dikontak, dan kami juga sudah mengakomodir permasalahan-permasalahan,” ucap Taj Yasin usai memimpin rapat perdana Pokja Percepatan Pelaksana Program MBG, di ruang kerjanya, di Semarang pada Selasa, 8 April 2025.

Menurut dia, berdasarkan pendataan yang dilakukan, Jawa Tengah membutuhkan setidaknya sebanyak 3.470 dapur MBG. Jumlah itu untuk memenuhi kebutuhan sekitar 8 juta penerima manfaat.

“Kepada seluruh lembaga, pondok pesantren, para pengusaha, atau sekolah-sekolah yang mau melaksanakan program makan bergizi gratis, tolong koordinasi dengan kami di tingkat provinsi,” tandasnya.

Ia menambahakan, pihaknya juga sudah mempertimbangkan mana-mana saja aset yang bisa digunakan untuk dapur MBG tersebut. Pihaknya juga sudah melakukan identifikasi potensi distribusi bahan pokok dapur MBG se Jawa Tengah. Di antaranya dapat dilakukan melalui koperasi usaha tani, petani, peternak, BUMDes penghasil hasil pertanian, dan lainnya.***

Baca Lainnya

Fraksi Golkar DPRD Pemalang Ikuti Rakornis Nasional 2026 di Bandung, Perkuat Konsolidasi Pemenangan Pemilu

12 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Datangi Keluarga Korban Bullying di Pemalang, MY Esti Wijayati Dorong RUU Sisdiknas Bakal Diperkuat

10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD di Pemalang, DP3AKB Jateng Langsung Bergerak

8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Doni Akbar Sambangi Rumah Korban Perundungan di Pemalang, Desak Penanganan Serius

6 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Makodim Pemalang, Aris Ismail: Bersatu, Berjuang, dan Mengabdi untuk Indonesia

5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Trending di Daerah