Menu

Mode Gelap
Sore Ini! Kode Redeem Free Fire Terbaru Hari Ini, Minggu 24 Mei 2026: Ada Diamond, Bundle Gintoki hingga Skin SG2 FISIP Undip Bedah Buku Politik, Mohammad Saleh Soroti Tantangan Politik Digital Pengurus KONI Pemalang 2026-2030 Resmi Dikukuhkan, Aris Ismail Harap Prestasi Olahraga Meningkat Baru! Deretan Kode Redeem Free Fire 23 Mei 2026 Beredar, Survivor Berburu Skin hingga Bundle Eksklusif Didukung Teknologi Digital, Pegadaian Perkuat Posisi sebagai Bank Emas Pertama Gus Yasin Sebut Media Lokal Harus Berani Berinovasi di Tengah Persaingan Media Sosial

Daerah

Wagub Jateng Ajak Rohis untuk Ikut Andil dalam Pendidikan Akhlak, Kesehatan Mental dan Cinta Tanah Air di Sekolah

badge-check


					Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat foto bersama peserta dan tamu undangan pada penutupan Pesantren Ramadan Pelajar Nasional (PRPN) Ke-3, di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Rabu, 5 Maret 2025. Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat foto bersama peserta dan tamu undangan pada penutupan Pesantren Ramadan Pelajar Nasional (PRPN) Ke-3, di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Rabu, 5 Maret 2025.

WARTANASIONAL.COM – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengajak organisasi kerohanian Islam (rohis) untuk ikut andil dalam pendidikan akhlak, kesehatan mental, dan cinta tanah air di sekolah. Termasuk memberi motivasi kepada siswa dalam menghadapi permasalahan di sekolah.

“Organisasi rohis ini harus kita ajak kerja sama. Utamanya untuk menumbuhkan nilai-nilai NKRI, nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai kebersamaan. Kami juga akan mengajak kolaborasi menangani permasalahan-permasalahan di sekolahan,” kata Taj Yasin saat memberikan arahan dalam penutupan Pesantren Ramadan Pelajar Nasional (PRPN) Ke-3, di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), pada Rabu 5 Maret 2025.

Hadir pada penutupan PRPN 2025 ke-3, Wagub Jateng H Taj Yasin Maimoen, Ketua MUI Jateng, Dr KH Ahmad Darodji MSi, Sekretaris PP MAJT, Drs KH Muhyiddin, Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag, M. Munir, Ketua DPW AGPAII Jateng, Dr Hery Nugroho, Sekretaris Baznas Jateng, Drs Ahyani.

Taj Yasin menuturkan, pendidikan akhlak perlu menjadi perhatian bersama. Pemprov Jateng juga manaruh perhatian khusus tentang kesehatan mental dan kekerasan yang terjadi di pesantren, sekolah, bahkan tempat kerja.

Sebab, Ia mencontohkan, perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah bisa berdampak pada trauma, depresi, bahkan hingga tidak mau sekolah. Masalah di sekolah lain yang perlu jadi perhatian adalah kesalahpahaman antara guru dengan orangtua, guru dengan siswa, siswa dengan siswa, serta siswa dengan orangtua.

Selain masalah kemiskinan, menurut pria yang akrab disapa Gus Yasin ini, masalah-masalah tersebut juga menjadi salah satu faktor putus sekolah. Oleh karenanya, lanjut Taj Yasin, para rohis ini diharapkan mampu memberikan motivasi kepada teman-temannya agar jangan sampai ada yang putus sekolah. Sebab, rohis di Jawa Tengah sejuah ini sudah dilakukan pembinaan dengan baik.

Pada gelaran ketiga ini, tercatat baru 11 provinsi yang ikut serta dengan total 250 peserta. Terdiri atas peserta santri PRPN, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) perwakilan 11 Provinsi se-Indonesia, kelompok kerja pengawas PAI se-Jateng, serta pengurus kerohanian islam (Rohis) perwakilan 11 provinsi se-Indonesia. Acara ini juga diikuti secara daring oleh peserta lainnya.

Sementara itu Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Darodji MSi menyampaikan terima kasih kepada AGPAII Jateng yang telah mengkoordinasi kegiatan PRPN 2025 di MAJT ini. Diharapkan kegiatan semacam ini menjadi kegiatan nasional yang digelar secara rutin, dan masing-masing provinsi bisa menggelar PRPN seperti di MAJT ini.

“Kegiatan PRPN di MAJT ini menjadi tonggak sejarah, sehingga bisa dilanjutkan sebagai agenda rutin di tahun mendatang, sehingga para siswa ini diharapkan bisa belajar tetapi tidak jauh dari santri,” ujar KH Darodji.

Agenda Tahunan Nasional

Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag, M. Munir, menyatakan bahwa PRPN tidak hanya sekadar program pembinaan keagamaan, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat karakter keislaman generasi muda.

“PRPN ini bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga bagian dari strategi membangun generasi muda yang berakhlak dan berwawasan keislaman di tengah tantangan zaman. Kami akan terus mengembangkan program ini agar tahun depan bisa menjangkau seluruh provinsi di Indonesia,” ujar Munir pada sambutan penutupan PRPN 2025 ke-3.

Menurutnya, tantangan besar yang dihadapi pelajar di sekolah umum adalah minimnya alokasi jam pelajaran agama, yang hanya sekitar tiga jam per minggu. PRPN hadir sebagai solusi untuk memberikan pengalaman pembelajaran agama yang lebih mendalam, termasuk melalui praktik ibadah seperti manasik haji.

Keberhasilan PRPN ke-3 menjadi pijakan untuk menjadikan program ini sebagai gerakan nasional yang berkelanjutan. Munir menegaskan bahwa Kemenag akan terus mendorong agar PRPN dapat memberikan manfaat lebih luas bagi generasi muda di seluruh Indonesia.

“Kami ingin PRPN tahun depan bisa diikuti peserta dari seluruh provinsi. Ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sebuah gerakan nasional untuk memperkuat karakter keislaman generasi muda,” tuturnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengurus KONI Pemalang 2026-2030 Resmi Dikukuhkan, Aris Ismail Harap Prestasi Olahraga Meningkat

23 Mei 2026 - 17:49 WIB

Pengurus KONI Pemalang 2026-2030 Resmi Dikukuhkan, Aris Ismail Harap Prestasi Olahraga Meningkat

Gus Yasin Sebut Media Lokal Harus Berani Berinovasi di Tengah Persaingan Media Sosial

22 Mei 2026 - 14:11 WIB

Gus Yasin Sebut Media Lokal Harus Berani Berinovasi di Tengah Persaingan Media Sosial

Jateng Media Summit 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Media Lokal di Tengah Gempuran Digital

21 Mei 2026 - 11:17 WIB

Jelang Iduladha 2026, Pertamina Jateng-DIY Jamin Stok BBM dan Elpiji Tetap Aman

20 Mei 2026 - 18:20 WIB

lustrasi pengisian BBM Pertamax Green 95 (Foto/Dok/Pertamina)

Harkitnas 2026, Yusuf Hidayat: Semangat Kebangkitan Nasional Harus Dijaga Generasi Muda

20 Mei 2026 - 17:22 WIB

Anggota Komisi B DPRD Jateng, Yusuf Hidayat
Trending di Daerah