Menu

Mode Gelap
Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet 7 Amalan Utama di Bulan Ramadan, Pastikan Melakukannya agar Pahala Berlipat Ganda Insantara Sebut 14 Nama Berpeluang Pimpin PBNU Periode Berikutnya Ekonomi Jadi Isu Paling Mendesak di Tengah Tingginya Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 3 Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu 21 Februari 2026 di Kabupaten Pemalang dan Sekitarnya

Daerah

Wabup Minta Kepala Desa untuk Layani Masyarakat, Ngopeni dan Eling kepada Warganya

badge-check


					Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes Perbesar

Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes

WARTA NASIONAL – Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Pemalang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada warganya dengan optimal.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Pemalang Nurkholes usai menghadiri Sekolah Anti Korupsi bagi Kepala Desa se Jawa Tengah yang dibahas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di GOR Jatidiri, Semarang, pada Selasa (29/4/2025).

Wabup Nurkholes berpesan bahwa Kepala Desa yang ada di wilayahnya untuk melayani masyarakat, ngopeni dan eling kepada warganya tentang kebutuhannya.

“Saya berharap, kepala desa mampu mengubah kesejahteraan masyarakat,” ujar Nurkholes.

Nurkholes mengatakan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk masyarakat di Jawa Tengah khususnya Kabupaten Pemalang dalam rangka membangun integritas anti korupsi bagi para Kepala Desa seluruh Kabupaten Pemalang.

Menurut Nurkholes, diadakannya sekolah anti korupsi ini agar kepala desa dapat memahami apa yang bisa dilakukan dan yang tidak bisa dilakukan agar ini bisa dipahami masyarakat didalam menyelenggarakan pemerintahan di desa.

“Pemkab Pemalang sangat mendukung dan akan melakukan brainstorming bagaimana membuat anti korupsi bisa berkembang sehingga tidak ada lagi kepala desa yang bermasalah di Kabupaten Pemalang,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat membuka acara tersebut menjamin perlindungan kepada semua kepala desa (kades) di wilayahnya dalam menjalankan program-program pembangunan dengan catatan mereka bekerja sesuai dengan aturan perundangan-undangan yang berlaku.

Ia menegaskan, bahwa para kades tidak boleh sedikit-sedikit diganggu atau diancam dengan hukuman pidana.

“Kades harus didampingi dalam rangka ciptaan stabilitas desa, pulang dari ini (Sekolah Antikorupsi), Tiga Pilar diefektifkan kembali. Tidak boleh kades sedikit-sedikit pidana,” kata Ahmad Luthfi.

Dalam acara tersebut, dilakukan penyerahan bantuan keuangan Desa Anti Korupsi oleh Gubernur Jateng dan Sekda Jateng kepada perwakilan 10 Desa di Jawa Tengah masing-masing senilai 200 juta rupiah.

Gubernur Ahmad Luthfi dan Sekda Sumarno juga melaunching tagline baru untuk Sekolah Anti Korupsi Jateng, yaitu “Ngopeni Nglakoni Desa Tanpo Korupsi”.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinpermasdes Kabupaten Pemalang Ahmady, Kepala Inspektorat Kabupaten Pemalang Edy Susilo Temu Raharjo dan Bupati se Jawa Tengah.

Acara tersebut dihadiri oleh 7.810 Kepala Desa se Jawa Tengah, Bupati se Jawa Tengah dan Inspektur serta Kepala Dinpermasdes se Jawa Tengah.***

Baca Lainnya

Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat

25 Februari 2026 - 21:40 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Membatalkan Surat Bantuan Bingkisan Lebaran

Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet

25 Februari 2026 - 19:19 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran

Hadir di Podcast WN Network Talk! Kepala BPBD, Legislator dan Kades Bicara Wujudkan Pemalang Siaga Bencana

19 Februari 2026 - 13:46 WIB

WN Network menghadirkan sejumlah narasumber dalam talks show, pada Selasa 17 Februari 2026.

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

16 Februari 2026 - 19:40 WIB

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

Kereta Ambarawa Ekspres Terlambat, Perkiraan Keterlambatan Capai 80 Menit Akibat Banjir

16 Februari 2026 - 16:35 WIB

Trending di Daerah