Menu

Mode Gelap
Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat Salah Kaprah tentang Efisiensi dan Pemborosan Info Loker! BPJS Ketenagakerjaan Buka Rekrutmen Nasional, Kesempatan Karier Terbuka Hingga 15 April 2026 Bantu Wong Cilik, PDI Perjuangan Pemalang Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen Komisi D DPRD Pemalang Dukung Transformasi INSIP Jadi Universitas Islam Pemalang, Dorong Program Dua Sarjana Satu Desa Program ‘Mengetuk Pintu Langit’, Pegadaian Kanwil XI Semarang Libatkan UMKM Bantu Warga

Daerah

Preman Berkedok Wartawan di Blora dan Grobogan Ditangkap, Zainal Petir: Mereka Tak Pantas Disebut Wartawan

badge-check


					Zainal Abidin Petir, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah Perbesar

Zainal Abidin Petir, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah

WARTA NASIONAL – Zainal Abidin Petir, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, memberikan apresiasi kepada Kapolres Blora dan Kapolres Grobogan atas keberhasilan mereka menangkap oknum yang mengaku wartawan dan melakukan intimidasi serta pemerasan di desa-desa.

“Wartawan yang sebenarnya tidak mungkin melakukan pemerasan. Meminta uang saja tidak diperbolehkan saat menjalankan tugas jurnalistik. Ada kode etik yang sangat ketat. Anggota PWI yang melanggar bisa langsung dipecat,” tegas Zainal Petir, yang baru saja terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Forum Komunikasi Komite Madrasah Aliyah Negeri (MAN, setara SMA dan SMK) dan Forum Komunikasi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N, setara SMP) pada acara pembinaan di Hotel Grasia, Semarang, 2-3 Juni 2025.

Zainal mengecam keras tindakan oknum yang mengaku sebagai wartawan maupun LSM yang melakukan pemerasan.

“Mereka tidak pantas disebut wartawan, tetapi lebih tepatnya preman yang menyamar,” ungkapnya.

Ia juga meminta polisi untuk tidak ragu melakukan operasi terhadap oknum tersebut, yang sering mendatangi sekolah dengan intimidasi dan ancaman pemberitaan jika tidak memberikan uang.

Lebih lanjut, Zainal Petir mengimbau masyarakat, khususnya kepala desa dan pihak sekolah, untuk melawan praktik pemerasan ini.

“Jika ada oknum wartawan atau LSM yang melakukan pemerasan, tangkap langsung dan serahkan ke polisi. Jangan beri ruang bagi mereka yang meresahkan sekolah, madrasah, dan desa,” tegas Zainal Petir yang juga penasehat forum komunikasi pondok pesantren ( FKPP) Kota Semarang.

Dengan dukungan masyarakat dan tindakan tegas dari kepolisian, diharapkan praktik pemerasan yang mencoreng nama baik wartawan dapat diberantas secara tuntas.

” Saya banyak mendapat keluhan dari komite MTs N maupun MAN di wilayah Jateng atas ulah oknum wartawan maupun LSM yang suka minta uang kalau tidak dikasih marah-marah dan mengancam akan viralkan sumbangan di madrasah yang memang diperbolehkan dan ada dasar hukumnya, PMA 16 Tahun 2020 Tentang Komite Madrasah,” terang Zainal Petir.***

Baca Lainnya

Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat

11 April 2026 - 16:17 WIB

Jelang Muscab PKB Pemalang, Sejumlah Nama Kuat Mulai Mencuat

Bantu Wong Cilik, PDI Perjuangan Pemalang Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen

10 April 2026 - 13:14 WIB

Ketua DPC PDIP Pemalang, Indianto dan Sekretaris DPC PDIP Pemalang Agus Sukoco memantau kegiatan cek pengobatan gratis dan pembukaan Dapur Marhaen, Jumat (10/4/2026).

Komisi D DPRD Pemalang Dukung Transformasi INSIP Jadi Universitas Islam Pemalang, Dorong Program Dua Sarjana Satu Desa

10 April 2026 - 08:22 WIB

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang, Sri Hartati,

Program ‘Mengetuk Pintu Langit’, Pegadaian Kanwil XI Semarang Libatkan UMKM Bantu Warga

9 April 2026 - 20:28 WIB

Pegadaian Kanwil XI Semarang Gelar “Jumat Berkah”, Salurkan Bantuan Makanan untuk Masyarakat

Besok! DPC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Dapur Marhaen, Yuk Ramaikan

9 April 2026 - 17:57 WIB

DPC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Dapur Marhaen
Trending di Daerah