Menu

Mode Gelap
Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet 7 Amalan Utama di Bulan Ramadan, Pastikan Melakukannya agar Pahala Berlipat Ganda Insantara Sebut 14 Nama Berpeluang Pimpin PBNU Periode Berikutnya Ekonomi Jadi Isu Paling Mendesak di Tengah Tingginya Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 3 Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu 21 Februari 2026 di Kabupaten Pemalang dan Sekitarnya

Daerah

Peringati HUT ke-16, Adakan Konsolidasi Koperasi Perikanan dan Kelautan di Basis KNTI se-Jawa

badge-check


					Peringati HUT ke-16, Adakan Konsolidasi Koperasi Perikanan dan Kelautan di Basis KNTI se-Jawa Perbesar

Peringati HUT ke-16, Adakan Konsolidasi Koperasi Perikanan dan Kelautan di Basis KNTI se-Jawa

WARTA NASIONAL – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menggelar serangkaian kegiatan untuk memperingati HUT ke-16, salah satunya adalah Konsolidasi Koperasi Perikanan dan Kelautan di basis KNTI se-Jawa.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu giat memperingati HUT ke-16 KNTI,” demikian disampaikan Ketua Umum DPP KNTI Dani Setiawan di Pemalang, pada Rabu (14/05).

Dani menjelaskan tujuan kegiatan konsolidasi koperasi perikanan dan kelautan di basis KNTI se-Jawa adalah untuk penguatan ideologi dan pemahaman pengurus koperasi dan pengurus KNTI atas jati diri koperasi dan amanat Pancasila serta UUD 1945 dalam pelaksanaan sistem perekonomian nasional, mengidentifikasi persoalan dan kebutuhan koperasi perikanan dan kelautan di basis-basis KNTI serta meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengurus koperasi dalam manajemen kelembagaan dan usaha.

Peserta yang hadir, lanjut Dani, berasal dari pengurus koperasi nelayan anggota KNTI Jakarta Utara, Trenggalek, Rembang, Pemalang, Indramayu, Semarang, Surabaya, Kota Pekalangongan, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Cilacap.

Konsolidasi ini diharapkan mampu meneguhkan arah koperasi sesuai dengan 3 tiang pancang haluan gerakan KNTI yakni kedaulatan di bidang politik, mandiri di bidang ekonomi, dan berkelanjutan secara lingkungan.

Selain itu, lanjut Dani, penguatan koperasi menjadi semakin penting ketika kita melihat kondisi nelayan tradisional yang masih rentan secara ekonomi dan sosial. KKP menyebut di tahun 2023, lebih dari 70% nelayan Indonesia adalah nelayan skala kecil atau tradisional, dengan penghasilan rata-rata di bawah UMR.

Perjalanan panjang KNTI selama 16 tahun telah memfasilitasi terbentuknya koperasi perikanan di berbagai daerah, misalnya Koperasi yang mengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) seperti Koperasi Mina Perdana Samudera di Jakarta Utara, Koperasa Jaya Nelayan Tradisional Indonesia di Pemalang, dan Koperasi Layar Maju Bersama di Semarang.

“Beberapa koperasi anggota KNTI menekuni bisnis solar untuk nelayan, seperti Koperasi Mina Perdana Samudera di Jakarta Utara, Koperasi Jaya Nelayan Tradisional Indonesia di Pemalang, dan Koperasi Layar Maju Bersama di Semarang “ pungkas Dani.***

Baca Lainnya

Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat

25 Februari 2026 - 21:40 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Membatalkan Surat Bantuan Bingkisan Lebaran

Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet

25 Februari 2026 - 19:19 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran

Hadir di Podcast WN Network Talk! Kepala BPBD, Legislator dan Kades Bicara Wujudkan Pemalang Siaga Bencana

19 Februari 2026 - 13:46 WIB

WN Network menghadirkan sejumlah narasumber dalam talks show, pada Selasa 17 Februari 2026.

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

16 Februari 2026 - 19:40 WIB

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

Kereta Ambarawa Ekspres Terlambat, Perkiraan Keterlambatan Capai 80 Menit Akibat Banjir

16 Februari 2026 - 16:35 WIB

Trending di Daerah