Menu

Mode Gelap
Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola Profesional Terpuruk! IPM Pemalang Peringkat Buncit, Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng INSIP Siap Jadi Universitas Islam Pemalang Pasca Bencana Tanah Bergerak di Desa Padasari, LPBI NU MWC Jatinegara Bantu Air Bersih 24.000 liter Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

Daerah

Pemalang Raih Collaborative Award 2026, Bukti Sinergi dengan Pemprov Jateng

badge-check


					Pemalang Raih Collaborative Award 2026, Bukti Sinergi dengan Pemprov Jateng Perbesar

Pemalang Raih Collaborative Award 2026, Bukti Sinergi dengan Pemprov Jateng

WARTA NASIONAL – Kabupaten Pemalang meraih penghargaan Collaborative Award 2026 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi dalam rangka satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen periode 2025–2030 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jumat (20/2/2026).

Kabupaten Pemalang menjadi salah satu dari enam daerah terbaik dalam kategori kabupaten/kota yang dinilai berhasil membangun kolaborasi efektif bersama Pemprov Jateng.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan daerah sepanjang 2025.

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pembangunan di Jawa Tengah tidak dapat dilakukan secara individual.

“Gubernur bukan superman, melainkan harus menggunakan super tim dalam rangka melakukan pembangunan di wilayah kita. Provinsi dengan 35 kabupaten/kota dan segala aspek yang ada, perlu adanya collaborative government yang harus kita ciptakan,” ujarnya.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima daerahnya.

“Hari ini di Gradhika Bhakti Praja, tepat satu tahun kepemimpinan Pak Luthfi dan Pak Yasin, Kabupaten Pemalang mendapatkan Collaborative Award dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama beberapa kabupaten lain. Saya mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini,” ujarnya.

Menurut Anom, penghargaan tersebut menjadi penyemangat sekaligus tantangan bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat kolaborasi.

“Ini menjadi penyemangat, menjadi tantangan, sekaligus simbol bahwa kita harus bekerja lebih keras lagi. Selamat untuk masyarakat dan juga Pemda Kabupaten Pemalang,” tambahnya.

Penganugerahan Collaborative Award 2026 menjadi momentum penguatan tata kelola pemerintahan kolaboratif antara Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Melalui sinergi tersebut, Anom berharap, pembangunan di daerah semakin terakselerasi dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Bagi Kabupaten Pemalang, penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga komitmen untuk terus memperkuat kerja sama lintas sektor demi pembangunan yang berkelanjutan.” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola Profesional

22 April 2026 - 16:05 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh

Terpuruk! IPM Pemalang Peringkat Buncit, Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan

21 April 2026 - 21:51 WIB

IPM Jawa Tengah 2025 Capai 74,77, Pemalang Terendah di Posisi 35

Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng

21 April 2026 - 08:10 WIB

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh menghadiri acara “Halalbihalal Ngumpulke Balung Pisah Warga NU se-Jateng” yang digelar di Hotel Pandanaran, Kota Semarang pada Minggu, 19 April 2026 malam.

Pasca Bencana Tanah Bergerak di Desa Padasari, LPBI NU MWC Jatinegara Bantu Air Bersih 24.000 liter

19 April 2026 - 10:42 WIB

Ketua Lembaga Penanggulan Bencana dan Iklim Nahdatu Ulama (LPBI NU) MWC NU Jatinegara Rereb Kanthi Pangestu saat Menyalurkan air bersih

Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

19 April 2026 - 09:16 WIB

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh,
Trending di Daerah