WARTA NASIONAL – Warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari yang terjadi pada 2 Februari 2026 masih membutuhkan bantuan, meskipun sebagian dari mereka telah menempati hunian sementara.
Saat ini, selain tinggal di hunian sementara, sejumlah warga juga masih mengungsi di rumah kerabat maupun mengontrak tempat tinggal.
Pada Rabu (1/4), di lokasi hunian sementara bencana tanah bergerak di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, perangkat Desa Padasari, Khaerudin, menyampaikan bahwa kebutuhan bantuan bagi warga masih cukup tinggi.
“Bagi warga Desa Padasari yang terdampak tanah bergerak yang terjadi pada 2 Februari 2026, saat ini sebanyak 103 kepala keluarga sudah tinggal di hunian sementara. Sementara sisanya masih tinggal bersama kerabat maupun mengontrak dan masih membutuhkan bantuan,” ujar Khaerudin.
Ia menambahkan bahwa kebutuhan mendesak yang masih diperlukan hingga saat ini meliputi sembako, air mineral, serta pasokan air bersih.
“Kami atas nama pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu warga terdampak. Khususnya kepada Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) yang telah memberikan bantuan berupa sembako, selimut, dan kasur lipat. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” tambahnya.
Sebagai bentuk kepedulian, PDGI Jawa Tengah menyalurkan bantuan melalui PDGI Cabang Tegal.
Ketua PDGI Cabang Tegal, drg. Evi Sukesih, MM, MH, turut mengunjungi langsung warga di hunian sementara Desa Capar.
Menurutnya, kondisi hunian sementara saat ini sudah cukup baik dan layak untuk ditempati warga terdampak.
“Kami dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia peduli terhadap masyarakat yang terdampak tanah bergerak. Bantuan yang kami berikan mungkin tidak besar, namun kami berharap dapat bermanfaat bagi warga, baik yang tinggal di hunian sementara maupun yang masih bersama kerabat,” ujar Evi Sukesih.
Bantuan dari PDGI tersebut diserahkan secara langsung kepada pemerintah Desa Padasari serta masyarakat terdampak di Kecamatan Jatinegara.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terus terpenuhi hingga kondisi kembali pulih sepenuhnya.***















