WARTA NASIONAL – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Pemalang, dinamika politik internal partai mulai menghangat.
Hal ini terlihat dari maraknya atribut partai berwarna hijau yang menghiasi sejumlah titik di wilayah kota.
Agenda Muscab dijadwalkan berlangsung di Hotel Regina, pada Jumat, 17 April 2026, mendatang.
Forum tersebut akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Pemalang untuk periode 2026–2031.
Perihal agenda Muscab itu sebelumnya sempat disinggung Ketua DPC PKB Kabupaten Pemalang, Iskandar Ali Syahbana, saat halal bihalal Keluarga Besar PKB – NU Pemalang di Hotel The Winner, Pemalang, Sabtu 4 April 2026 lalu.
Iskandar Ali Syahbana menyampaikan, dalam Muscab kali ini mekanismenya tidak lagi melalui voting oleh Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC), melainkan ditentukan langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
“Muscab yang saat ini dirubah AD/ART-nya, bahwa calon ketua DPC PKB ini dipilih oleh ketua DPP PKB,” katanya.
Dirinya menjelaskan, sebelum pelaksanaan muscab, DPP PKB telah melakukan penjaringan bakal calon ketua DPC PKB Pemalang. Proses tersebut berlangsung pada 20 Februari hingga 7 Maret 2026.
“Tanggal 8 nama itu sudah dikantongi DPP PKB, nanti akan dibacakan siapa-siapa calon ketua DPC PKB Pemalang 2026 – 2031,” terang Iskandar Ali Syahbana.
Meski mekanisme pemilihan ketua DPC kini dilakukan secara top-down oleh DPP PKB, peran struktur di tingkat bawah tetap tidak sepenuhnya hilang.
Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) nantinya masih memiliki ruang untuk mengusulkan nama-nama calon dalam forum musyawarah cabang sebagai bentuk aspirasi kader di tingkat akar rumput.
Seiring mendekatnya pelaksanaan Muscab, sejumlah figur mulai mencuat sebagai kandidat kuat ketua pengurus cabang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat empat nama yang kini ramai diperbincangkan oleh kader maupun struktur PKB di tingkat daerah.
Petahana, Iskandar Ali Syahbana, dikabarkan kembali masuk dalam bursa calon. Rekam jejaknya selama memimpin DPC PKB Kabupaten Pemalang dinilai menjadi salah satu kekuatan utama untuk kembali melanjutkan kepemimpinan.
Selain itu, nama Ajeng Triyani juga turut diperhitungkan. Pengalamannya sebagai pengurus harian DPC PKB Pemalang dan saat ini menjabat sebagau Bendahara DPC dinilai memberikan bekalnya.
Selanjutnya, Subur Mussoleh turut masuk dalam bursa sebagai figur yang diperhitungkan. Legislator PKB Pemalang itu dinilai berpengalaman yang membuat namanya masuk dalam radar kandidat ketua DPC.
Menariknya, muncul figur yang disebut sebagai ‘kuda hitam’. yakni Heru Kundhimiarso.
Meski “wajah baru” di PKB, mantan aktivis yang kini jadi Anggota DPRD Pemalang ini punya basis akar rumput dan jaringan yang kuat. Politisi yang populer di masyarakat karena dikenal vokal dan kerap jadi sorotan dinilai punya modal sosial dan politik yang kuat.
Menguatnya beberapa nama tersebut menunjukkan bahwa PKB Kabupaten Pemalang memiliki banyak kader dengan kapasitas kepemimpinan yang beragam.
Hingga saat ini, keputusan akhir terkait siapa yang akan memimpin DPC PKB Kabupaten Pemalang masih menunggu hasil Muscab dan keputusan final DPP PKB nantinya.***














