Menu

Mode Gelap
Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet 7 Amalan Utama di Bulan Ramadan, Pastikan Melakukannya agar Pahala Berlipat Ganda Insantara Sebut 14 Nama Berpeluang Pimpin PBNU Periode Berikutnya Ekonomi Jadi Isu Paling Mendesak di Tengah Tingginya Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 3 Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu 21 Februari 2026 di Kabupaten Pemalang dan Sekitarnya

Daerah

Festival Mangga Desa Penggarit, Kades: Akan Digelar pada 1 hingga 2 November 2025

badge-check


					Kades Penggarit Imam Wibowo Perbesar

Kades Penggarit Imam Wibowo

WARTA NASIONAL – Festival Mangga untuk tahun ini rencananya akan digelar kembali pada 1 dan 2 November 2025 di Lapangan Desa Penggarit. Sedangkan untuk pra acaranya akan dilaksanakan sehari sebelumnya.

Hal itu disampaikan Kades Penggarit Imam Wibowo usai menghadiri rapat persiapan Festival Mangga di Gedung Sasana Bhakti Praja Lingkungan Setda Kabupaten Pemalang, pada Kamis (2/10/2025).

Menurut Imam, dalam festival tersebut akan ditampilkan beberapa pertunjukan seni dan budaya serta stand mangga juga UMKM. Imam menerangkan, festival mangga diadakan sebagai bagian dari konsekuensi desa wisata. Desa wisata kata Imam harus memiliki beberapa kegiatan, di Penggarit salah satunya yaitu festival mangga. Selain sebagai salah satu desa wisata, Penggarit juga sebagai desa pemajuan kebudayaan sehingga ada unsur-unsur pariwisata dan kebudayaan yang selama ini masih dipelihara.

“Tentang kearifan lokal, tentang bagaimana kami melestarikan alam, memproduksi mangga dengan tatap memperhatikan kelestarian alam,” ujar Imam.

Bukan hanya itu, festival mangga juga bertujuan untuk mengangkat kesejahteraan para petani mangga, karena pada saat panen raya, harga mangga jatuh sehingga kalau tidak diselenggarakan festival kasihan para petani.

Dengan dilaksanakannya festival, para petani mangga di desanya bisa menjualnya dengan harga yang tidak begitu rendah dibanding dengan harga di pasaran sehingga akan berdampak pada sektor ekonomi.

Kemudian pada pasca penyelenggaraan festival para petani mendapatkan pasar-pasar yang baru, baik secara manual maupun digital atau online.

Dengan adanya festival sektor sektor informal lainnya akan ikut menggeliat seperti hotel homestay di sekitar lokasi desa penggarit.

Selanjutnya Imam berharap, semua elemen masyarakat di Kabupaten Pemalang bisa mendukung acara ini.***

Baca Lainnya

Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat

25 Februari 2026 - 21:40 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Membatalkan Surat Bantuan Bingkisan Lebaran

Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet

25 Februari 2026 - 19:19 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran

Hadir di Podcast WN Network Talk! Kepala BPBD, Legislator dan Kades Bicara Wujudkan Pemalang Siaga Bencana

19 Februari 2026 - 13:46 WIB

WN Network menghadirkan sejumlah narasumber dalam talks show, pada Selasa 17 Februari 2026.

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

16 Februari 2026 - 19:40 WIB

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

Kereta Ambarawa Ekspres Terlambat, Perkiraan Keterlambatan Capai 80 Menit Akibat Banjir

16 Februari 2026 - 16:35 WIB

Trending di Daerah