WARTA NASIONAL – Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Tengah, DR Mohammad Saleh, menegaskan Partai Golkar tetap solid di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
Ia memastikan tidak ada gejolak internal maupun agenda Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) seperti isu yang beredar di media sosial.
Menurut Saleh, isu Munaslub tersebut tidak perlu ditanggapi secara serius karena dinilai hanya ulah pihak-pihak iseng yang tidak jelas identitasnya.
“Itu perbuatan orang iseng, orang kurang kerjaan. Jadi, tidak perlu ditanggapi secara seriuslah,” ujar Saleh yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, pada Sabtu (7/11/2026).
Ia menyebut kondisi internal Partai Golkar saat ini adem ayem. Seluruh kader justru tengah fokus menjalankan konsolidasi dan memperkuat organisasi mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa hingga RT.
Saleh juga mempersilakan masyarakat mengecek langsung soliditas Golkar dengan bertanya kepada pengurus maupun kader di setiap tingkatan.
“Silakan tanyakan langsung kepada kader, mulai dari DPP, DPD I dan II sampai tingkat kecamatan dan desa. Bisa juga kepada para wakil rakyat di Fraksi Partai Golkar supaya tahu kondisi yang sebenarnya,” tegasnya.
Terkait perkembangan partai, Saleh mengungkapkan bahwa elektabilitas Golkar berdasarkan survei terus menunjukkan peningkatan di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia.
“Alhamdulillah, di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia, survei Golkar naik terus. Artinya, rakyat melihat positif kepemimpinan Bahlil beserta jajaran pengurus hingga lapisan bawah. Kondisi Golkar sekarang baik-baik saja,” ungkapnya.
Mengenai flyer Munaslub yang mencantumkan nama Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai calon ketua umum, Saleh mempertanyakan siapa pihak yang sebenarnya berada di balik penyebaran isu tersebut.
Ia meminta pihak yang mengembuskan isu Munaslub berani tampil terbuka dan menyampaikan alasan serta tujuannya.
“Kalau memang pelontar isu Munaslub itu sosok nyata, silakan tampil ke publik sebagai ksatria. Tunjukkan diri, apa dasar dan alasannya, serta apa maunya. Tapi kalau itu muncul dari akun robot, ya susah kita sikapi. Robot kan tidak punya perasaan,” tuturnya sambil terkekeh.
Saleh menegaskan, Partai Golkar memiliki mekanisme organisasi yang jelas melalui AD/ART. Karena itu, seluruh kader diminta tetap menjaga soliditas dan fokus bekerja untuk kepentingan rakyat.***















