Menu

Mode Gelap
Golkar Jateng Salurkan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H, Wujud Kepedulian untuk Masyarakat Doni Akbar Salurkan 126 Hewan Kurban untuk Warga Dapil Jateng X IKMAL JAYA Ajak Masyarakat Pemalang Perkuat Nilai Keikhlasan di Hari Raya Idul Adha 1447 H Kapolres Bengkulu Utara Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Keikhlasan dan Kepedulian Fahmidh Dhuha Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Bacaan Niat Sholat Idul Adha 2026 Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Daerah

Ribuan Warga Muhammadiyah Padati DPRD Pemalang, Halalbihalal Jadi Momentum Penguatan Ideologi

badge-check


					Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Tafsir, Perbesar

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Tafsir,

WARTA NASIONAL – Ribuan warga Muhammadiyah se-Kabupaten Pemalang memadati Balai Rakyat Gedung DPRD Pemalang, Ahad (29/3/2026). Mereka hadir dalam kegiatan Halalbihalal yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro serta Anggota DPRD Jawa Tengah Sofwan Sumadi. Acara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Kembali ke Fitrah; Meneguhkan Ideologi, Menggembirakan Dakwah Berkemajuan”.

Momentum ini menjadi ajang silaturahmi akbar bagi keluarga besar Muhammadiyah di Pemalang, sekaligus memperkuat semangat dakwah berkemajuan di tengah masyarakat.

Wakil Ketua PDM Pemalang, H. Firdaus, dalam sambutannya mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk memanfaatkan momentum Syawal sebagai sarana saling memaafkan dan memperkuat mentalitas umat berkemajuan.

“Ciri umat berkemajuan adalah tidak takut menghadapi masalah, melainkan mampu memecahkan masalah. Selain itu, mereka tidak merasa eksklusif; yakin dengan kebenarannya, namun tidak merasa paling benar sendiri,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setelah menjalani ibadah Ramadan, umat Islam dihadapkan pada “jihad besar”, yakni perjuangan melawan hawa nafsu dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Tafsir, dalam tausiyahnya mengulas filosofi halalbihalal sebagai tradisi khas Indonesia.

Menurutnya, istilah halalbihalal mencerminkan kecerdasan para pendahulu dalam mendakwahkan Islam secara kontekstual.

“Istilah halalbihalal memiliki arti saling menghalalkan dan saling memberi maaf. Di Indonesia, banyak istilah agama yang dimaknai secara khas, seperti Idulfitri yang dimaknai sebagai kembali ke fitrah atau kembali suci,” jelasnya.

Ia menambahkan, kesucian hubungan dengan Allah (hablum minallah) belum sempurna tanpa dibarengi dengan perbaikan hubungan antar sesama manusia (hablum minannas). Hal inilah yang menjadikan halalbihalal sebagai tradisi yang mengakar dan melampaui batas agama di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, KH Tafsir juga menyinggung langkah strategis Muhammadiyah dalam penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

“Penggunaan KHGT merupakan ikhtiar nyata untuk menyatukan penanggalan umat Islam di seluruh dunia. Meski tidak mudah, langkah ini perlu dijalankan, sebagaimana perjuangan Ahmad Dahlan dalam meluruskan arah kiblat lebih dari seabad lalu,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Golkar Jateng Salurkan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H, Wujud Kepedulian untuk Masyarakat

28 Mei 2026 - 15:41 WIB

Doni Akbar Salurkan 126 Hewan Kurban untuk Warga Dapil Jateng X

28 Mei 2026 - 13:19 WIB

IKMAL JAYA Ajak Masyarakat Pemalang Perkuat Nilai Keikhlasan di Hari Raya Idul Adha 1447 H

27 Mei 2026 - 23:06 WIB

Ketua Umum IKMAL JAYA, Abdul Khalim

Kapolres Bengkulu Utara Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Keikhlasan dan Kepedulian

27 Mei 2026 - 13:53 WIB

Kapolres Bengkulu Utara Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Keikhlasan dan Kepedulian

Fahmidh Dhuha Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha dengan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian

27 Mei 2026 - 11:04 WIB

Trending di Daerah