Menu

Mode Gelap
Jelang Mudik Lebaran 2026, Kemnaker Turunkan Tim K3 Periksa Pengemudi Bus dan Travel Safari Ramadan Pegadaian Hadirkan Kebahagiaan bagi Anak Yatim di Semarang IKMAL JAYA Imbau Perantau Pemalang Waspada dan Utamakan Keselamatan Saat Mudik Lebaran 2026 Angkutan Lebaran 2026 Dimulai, Penumpang KA dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir Tembus 45 Ribu Kwaran Jatinegara Gelar Buka dan Sahur Bersama, Bekali Pramuka Siaga Arus Mudik Lebaran 2026 Memotret Posisi Hukum Gus Yaqut, Taufik Ch: Abolisi Bisa Jadi Opsi Jika Kasus Dinilai Bernuansa Politik

Daerah

Hadiri Rakor Bahas Kondusifitas Nataru 2025, Bupati Anom: Pemkab Pemalang Siap Ikuti Arahan Provinsi Jateng

badge-check


					Bupati Pemalang Hadiri Rakor Forkopimda Jateng Bahas Kondusifitas Nataru Tahun 2025 Perbesar

Bupati Pemalang Hadiri Rakor Forkopimda Jateng Bahas Kondusifitas Nataru Tahun 2025

WARTA NASIONAL – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Forkopimda kabupaten/kota se-Jawa Tengah, termasuk unsur TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan, DPRD, serta OPD terkait hadiri Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah dalam rangka penguatan kondusifitas daerah menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Rakor dipimpin Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang. Senin (8/12/2025).

Rapat tersebut membahas koordinasi lintas sektor, pengamanan tempat ibadah, stabilitas harga bahan pokok, kesiapan jalur mudik, dan mitigasi bencana akhir tahun.

Dalam pemaparannya, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa Jawa Tengah merupakan sentral arus mobilitas orang dan barang pada momentum Nataru, sehingga diperlukan langkah terpadu untuk menjaga kelancaran dan keamanan.

“Rapat ini digunakan untuk menyamakan persepsi dalam menyambut Natal dan Tahun Baru. Objek vital, tempat ibadah, pasar, area wisata, serta jalur mudik harus dipastikan dalam kondisi aman dan siap,” ujar Ahmad Luthfi.

Pengawasan distribusi bahan kebutuhan pokok seperti yang ditegaskan Gubernur, menjadi prioritas agar stok mencukupi dan harga tetap stabil.

“Bahan pokok penting kita pantau, baik melalui Bulog maupun data BPS. Kebutuhan masyarakat harus terpenuhi, ibadah berjalan nyaman, dan keamanan terjamin,” paparnya.

Selain itu, pemerintah provinsi memastikan perbaikan jalur mudik dan penerangan jalan dilakukan sebelum puncak libur Nataru.

“Yang kurang terang kita terangi, yang masih bolong kita perbaiki. Prinsipnya, jalur harus aman, mulus, dan terang,” tegasnya.

Pada aspek kebencanaan, Gubernur meminta seluruh kepala daerah mengaktifkan SOP tanggap darurat karena potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi pada akhir tahun.

“Setiap kepala daerah harus menyiapkan satgas tanggap darurat. Satgas terkecil ada di tingkat desa melalui Tagana yang telah dilatih,” jelasnya.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyatakan, Pemkab Pemalang siap mengikuti arahan provinsi, termasuk peningkatan pengamanan rumah ibadah, pengawasan distribusi pangan, serta penguatan koordinasi TNI-Polri dan perangkat wilayah.

Gubernur berharap pelaksanaan Natal dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan tetap menjaga toleransi dan kenyamanan umat dalam beribadah.***

Baca Lainnya

Safari Ramadan Pegadaian Hadirkan Kebahagiaan bagi Anak Yatim di Semarang

13 Maret 2026 - 15:45 WIB

Safari Ramadan Pegadaian Hadirkan Kebahagiaan bagi Anak Yatim di Semarang

Kwaran Jatinegara Gelar Buka dan Sahur Bersama, Bekali Pramuka Siaga Arus Mudik Lebaran 2026

13 Maret 2026 - 11:55 WIB

Ketua kwaran Jatinegara memberikan pembekalan kepada anggota Pramuka yang akan piket pos pam lebaran

Pasokan LPG Dipastikan Aman, Pertamina Tambah Stok dan Siagakan Agen di Tiga Wilayah

13 Maret 2026 - 09:40 WIB

Pasokan LPG Dipastikan Aman, Pertamina Tambah Stok dan Siagakan Agen di Tiga Wilayah

Isu Penjegalan Mencuat, Hengki Wijaya Pertanyakan Syarat Calon Ketua Umum KONI Pemalang

12 Maret 2026 - 19:30 WIB

HMI Cabang Pekalongan Advokasi Korban Pelecehan Seksual Online, Diduga Foto Dimanipulasi dengan AI

11 Maret 2026 - 23:34 WIB

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekalongan melakukan advokasi dan pengawalan terhadap korban dugaan pelecehan seksual online yang terjadi melalui media sosial.
Trending di Daerah