Menu

Mode Gelap
Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet 7 Amalan Utama di Bulan Ramadan, Pastikan Melakukannya agar Pahala Berlipat Ganda Insantara Sebut 14 Nama Berpeluang Pimpin PBNU Periode Berikutnya Ekonomi Jadi Isu Paling Mendesak di Tengah Tingginya Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 3 Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu 21 Februari 2026 di Kabupaten Pemalang dan Sekitarnya

Daerah

Susun Master Plan Pengelolaan Lingkungan 2026–2035, DLH: Optimis Raih Penghargaan Adipura

badge-check


					Susun Master Plan Pengelolaan Lingkungan 2026–2035, DLH: Optimis Raih Penghargaan Adipura Perbesar

Susun Master Plan Pengelolaan Lingkungan 2026–2035, DLH: Optimis Raih Penghargaan Adipura

WARTA NASIONAL – Ketua Tim Pemantau Adipura Jawa Tengah, Atik Suryaningsih, menjelaskan bahwa tujuan pemantauan adalah melihat sejauh mana program Adipura berjalan di daerah.

“Program tersebut menjadi tolok ukur dalam menilai kinerja kabupaten/kota dalam mengelola sampah dan menjaga kebersihan lingkungan,” kata Atik Suryaningsih.

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pemalang, Wiji Mulyati, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama OPD terkait terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan melalui berbagai kegiatan nyata.

“Pada tahun 2025, DLH Pemalang telah menyusun master plan pengelolaan lingkungan dengan peta jalan hingga tahun 2026–2035,” jelasnya.

Dalam hal ini Bupati Pemalang Anom Widiyantoro didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menerima kunjungan Tim Pemantau Adipura Kabupaten Koordinator Wilayah Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Jawa Tengah, Selasa (16/9/2025) di ruang Gadri rumah dinas Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anom menyampaikan bahwa kedatangan tim pemantau menjadi motivasi sekaligus semangat baru bagi Pemalang untuk meraih penghargaan Adipura.

“Merupakan suatu kehormatan bisa hadir di Kabupaten Pemalang. Kehadiran ini tentu menjadi motivasi sekaligus semangat untuk membantu Kabupaten Pemalang dalam meraih Adipura dan semakin menyadarkan kita pentingnya menjaga lingkungan. Sebab jika tidak berawal dari kesadaran bersama, maka kondisi lingkungan akan tetap semrawut,” ujar Anom.

Anom menambahkan, evaluasi dari tim pemantau penting sebagai acuan Pemalang dalam menyusun rencana dan standar sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup. Ia menekankan bahwa tantangan ke depan semakin berat karena adanya kompetisi antar daerah dalam mengatasi masalah sampah, isu sosial, hingga tata kelola manajemen lingkungan.

“Semoga ini menjadi evaluasi bagi kita semua. Banyak hal sudah dicapai, tetapi tantangan ke depan lebih kompleks. Kabupaten lain bisa mengatasi lingkungannya dengan baik, sehingga Pemalang juga harus memiliki konsep jelas untuk menghadapi persoalan sampah di masa depan,” pungkasnya.***

Baca Lainnya

Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat

25 Februari 2026 - 21:40 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Membatalkan Surat Bantuan Bingkisan Lebaran

Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet

25 Februari 2026 - 19:19 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran

Hadir di Podcast WN Network Talk! Kepala BPBD, Legislator dan Kades Bicara Wujudkan Pemalang Siaga Bencana

19 Februari 2026 - 13:46 WIB

WN Network menghadirkan sejumlah narasumber dalam talks show, pada Selasa 17 Februari 2026.

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

16 Februari 2026 - 19:40 WIB

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

Kereta Ambarawa Ekspres Terlambat, Perkiraan Keterlambatan Capai 80 Menit Akibat Banjir

16 Februari 2026 - 16:35 WIB

Trending di Daerah