Menu

Mode Gelap
Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet 7 Amalan Utama di Bulan Ramadan, Pastikan Melakukannya agar Pahala Berlipat Ganda Insantara Sebut 14 Nama Berpeluang Pimpin PBNU Periode Berikutnya Ekonomi Jadi Isu Paling Mendesak di Tengah Tingginya Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 3 Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu 21 Februari 2026 di Kabupaten Pemalang dan Sekitarnya

Daerah

Siap Ukir Prestasi, Santri dari Berbagai Ponpes di Jateng Bakal Ikuti Ajang MQK Nasional pada Oktober Mendatang

badge-check


					Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jateng Saiful Mujab, Senin (21/7/2025). Perbesar

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jateng Saiful Mujab, Senin (21/7/2025).

WARTA NASIONAL – Santri-santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Tengah menyatakan siap untuk bersaing dan meraih prestasi terbaik dalam ajang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada Oktober 2025 di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jateng Saiful Mujab, Senin (21/7/2025).

Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan bahwa MQK merupakan salah satu program strategis dari Kementerian Agama RI sebagai bentuk ikhtiar meningkatkan mutu dan eksistensi pendidikan pesantren di tengah tantangan zaman.

“MQK bukan sekadar ajang lomba, tapi juga upaya untuk menanamkan kecintaan terhadap kitab kuning, memperkuat karakter santri, serta mengasah kemampuan berpikir kritis dan argumentatif berbasis turats,” ujarnya.

Kegiatan MQK juga merupakan implementasi langsung dari arahan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, yang disampaikan melalui Dirjen Pendidikan Islam. Dalam arahannya, Menag menegaskan bahwa MQK adalah bagian dari langkah strategis untuk membumikan kitab kuning sebagai khazanah keilmuan Islam klasik yang relevan di era modern.

Kakanwil mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Jawa Tengah, untuk memberikan dukungan moral dan spiritual kepada para santri yang akan bertanding di MQK Nasional.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Jawa Tengah. Semoga para santri kita tampil maksimal, membawa harum nama daerah, dan insya Allah kembali merebut gelar juara umum seperti pada tahun 2017 dan 2023,” imbuhnya.

Kakanwil Saiful Mujab juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pimpinan pondok pesantren yang telah mengirimkan delegasi terbaik dan berkomitmen dalam proses seleksi tingkat provinsi.

Menutup arahannya, Kakanwil berpesan khusus kepada para santri peserta MQK agar senantiasa menjaga semangat belajar, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta menguatkan niat bahwa apa yang dilakukan adalah bagian dari ibadah.

“Kalian adalah wakil terbaik dari Jawa Tengah. Berikan yang terbaik, niatkan untuk ilmu dan pengabdian, dan tetap rendah hati. Insya Allah prestasi akan mengikuti,” pungkasnya. ***

Baca Lainnya

Usai Viral Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bingkisan Lebaran, Lurah Minta Maaf dan Tarik Surat

25 Februari 2026 - 21:40 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Membatalkan Surat Bantuan Bingkisan Lebaran

Viral! Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran, Ini Tanggapan Warganet

25 Februari 2026 - 19:19 WIB

Tangkap Layar, Surat Berkop Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Minta Bantuan Bingkisan Lebaran

Hadir di Podcast WN Network Talk! Kepala BPBD, Legislator dan Kades Bicara Wujudkan Pemalang Siaga Bencana

19 Februari 2026 - 13:46 WIB

WN Network menghadirkan sejumlah narasumber dalam talks show, pada Selasa 17 Februari 2026.

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

16 Februari 2026 - 19:40 WIB

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Monitoring Dampak Banjir di Desa Tambakrejo dan Wanamulya

Kereta Ambarawa Ekspres Terlambat, Perkiraan Keterlambatan Capai 80 Menit Akibat Banjir

16 Februari 2026 - 16:35 WIB

Trending di Daerah