WARTA NASIONAL – Perjalanan Kereta Api Ambarawa Ekspres pada Senin (16/2/2026) mengalami gangguan operasional akibat banjir yang menggenangi sejumlah titik jalur rel.
Kereta yang dijadwalkan berangkat pukul 11.40 WIB dari Stasiun Semarang Poncol menuju Stasiun Lamongan tersebut diperkirakan mengalami keterlambatan hingga 80 menit.
Perkiraan keterlambatan tersebut disampaikan oleh kondektur kereta kepada para penumpang saat perjalanan berlangsung.
Genangan air di beberapa titik rel membuat kereta harus melaju dengan kecepatan terbatas demi menjaga keselamatan.

Selain perlambatan, hampir di setiap stasiun pemberhentian kereta berhenti lebih lama dari biasanya.
Rangkaian kereta juga beberapa kali harus mundur untuk berpindah jalur rel guna menghindari lintasan yang terdampak banjir. Proses pengalihan jalur tersebut menyebabkan waktu tempuh bertambah signifikan dari jadwal semula.
Salah satu penumpang, Rohma, mengaku kondisi perjalanan kali ini cukup berbeda dari biasanya.
“Kereta beberapa kali berhenti lama dan sempat mundur untuk pindah jalur. Tadi kondektur menyampaikan perkiraan keterlambatan bisa sampai dua jam,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa situasi tersebut sempat membuat penumpang bertanya-tanya mengenai kepastian waktu tiba. “Kami memahami ini karena faktor banjir, jadi yang terpenting perjalanan tetap aman,” kata Rohma.
Sebagai bentuk kompensasi atas gangguan perjalanan, Kereta Api Indonesia (KAI) membagikan air mineral kemasan 330 ml kepada setiap penumpang di dalam gerbong.
Hingga berita ini diturunkan, perjalanan masih berlangsung dengan pengaturan jalur secara bergantian di sejumlah titik terdampak banjir.***















