Menu

Mode Gelap
Peringati Hardiknas 2026, Dosen ITB ADIAS Pemalang Fahmidh Dhuha Dorong Kemajuan Pendidikan dan Kenaikan IPM Muh Haris: Negara Harus Perkuat Perlindungan PMI di Tengah Gejolak Global Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026, Padukan Gaya Hidup Sehat, Literasi Emas dan Aksi Sosial Jalan Rusak di Depan Stasiun Pemalang Dikeluhkan Pengendara, Berbulan-bulan Tak Kunjung Diperbaiki Fahmidh Dhuha Tinjau SD Negeri 03 Danasari, Dorong Perencanaan Revitalisasi Bangunan Sekolah Bupati Pemalang Tekankan Simulasi Evakuasi Hadapi Potensi Erupsi Gunung Slamet

Daerah

Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bakal Gelontorkan Bantuan Keuangan Desa Sebanyak Rp1,2 Triliun

badge-check


					Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers

WARTANASIONAL.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap menyalurkan bantuan keuangan desa sebanyak Rp1,2 triliun pada tahun 2025. Anggaran itu rencanya akan dialokasikan untuk 8.593 titik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, sebagai upaya mengantisipasi penyimpangan penggunaan dana desa, pihaknya menggendeng aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum (APH) untuk mengawasinya.

“Ini sebagai upaya pencegahan, agar dana desa atau pembangunan desa tidak terjadi penyimpangan,” kata Luthfi usai rapat koordinasi bersama perwakilan APIP dan APH di kantornya di Kota Semarang, pada Selasa, 8 April 2025.

Upaya yang lain, lanjut Mantan Kapolda Jateng ini, juga dibentuk pos aduan di masing-masing kabupaten. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi aduan-aduan liar yang sifatnya menyesatkan. Ia berharap, baik APIP maupun APH bisa maksimal mengawal pemerintah desa.

Luthfi mengatakan, bantuan keuangan yang dialokasikan untuk pemerintah desa di Jateng tersebut akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur. Mulai dari infrastruktur penopang swasembada pangan, baik tersier maupun sekunder, jalan desa yang menghubungkan sabuk-sabuk perekonomian desa, dan lainnya.

“Saya imbau seluruh kepala desa untuk tidak takut melakukan eksplorasi pembangunan di desa, karena sudah didampingi oleh kita semua,” jelas Luthfi.

Namun demikian, Luthfi mengingatkan kepada kepala desa dan perangkat desa agar mengelola dana tersebut dengan baik. Aparat desa dilarang untuk melakukan penyelewengan-penyelewengan, karena dana tersebut dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harus di-manage (kelola) dengan baik. Prinsipnya desa menjadi ujung tombak dalam pembangunan wilayah, ” katanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengingatkan kepada sejumlah elemen agar tidak mengggangu program-program pembangunan desa.***

Baca Lainnya

Peringati Hardiknas 2026, Dosen ITB ADIAS Pemalang Fahmidh Dhuha Dorong Kemajuan Pendidikan dan Kenaikan IPM

2 Mei 2026 - 08:31 WIB

Dosen ITB ADIAS Pemalang, Fahmidh Dhuha, S.M., M.M.

Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026, Padukan Gaya Hidup Sehat, Literasi Emas dan Aksi Sosial

1 Mei 2026 - 14:00 WIB

PT Pegadaian sukses menyelenggarakan ajang lari perdana bertajuk Tring! Golden Run 2026 yang diikuti ribuan pencinta olahraga lari.

Jalan Rusak di Depan Stasiun Pemalang Dikeluhkan Pengendara, Berbulan-bulan Tak Kunjung Diperbaiki

1 Mei 2026 - 13:17 WIB

Jalan Rusak di Depan Stasiun Pemalang Dikeluhkan Pengendara, Berbulan-bulan Tak Kunjung Diperbaiki

Fahmidh Dhuha Tinjau SD Negeri 03 Danasari, Dorong Perencanaan Revitalisasi Bangunan Sekolah

30 April 2026 - 20:16 WIB

Fahmidh Dhuha Tinjau SDN 03 Danasari, Dorong Perencanaan Revitalisasi Bangunan Sekolah

Bupati Pemalang Tekankan Simulasi Evakuasi Hadapi Potensi Erupsi Gunung Slamet

30 April 2026 - 14:24 WIB

Bupati Pemalang Tekankan Simulasi Evakuasi Hadapi Potensi Erupsi Gunung Slamet
Trending di Daerah