Menu

Mode Gelap
DPC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Musran dan Musanran Serentak se-Kecamatan Ampelgading, 342 Pengurus Dilantik KPK Beberkan Peran Gus Haris, Orang Kepercayaan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Nurkholes Resmi Jadi Plt Bupati Pemalang, Intip Harta Kekayaannya yang Tembus Rp12 Miliar BKPH Jatinegara Gandeng Polsek dan Koramil Sosialisasikan Pencegahan Karhutla kepada Masyarakat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Peras ASN dan Rekanan Rp1,98 Miliar, Sebagian Uang untuk Urus Perkara di KPK KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Kasus Dugaan Korupsi Masih Didalami

Daerah

Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bakal Gelontorkan Bantuan Keuangan Desa Sebanyak Rp1,2 Triliun

badge-check


					Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers

WARTANASIONAL.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap menyalurkan bantuan keuangan desa sebanyak Rp1,2 triliun pada tahun 2025. Anggaran itu rencanya akan dialokasikan untuk 8.593 titik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, sebagai upaya mengantisipasi penyimpangan penggunaan dana desa, pihaknya menggendeng aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum (APH) untuk mengawasinya.

“Ini sebagai upaya pencegahan, agar dana desa atau pembangunan desa tidak terjadi penyimpangan,” kata Luthfi usai rapat koordinasi bersama perwakilan APIP dan APH di kantornya di Kota Semarang, pada Selasa, 8 April 2025.

Upaya yang lain, lanjut Mantan Kapolda Jateng ini, juga dibentuk pos aduan di masing-masing kabupaten. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi aduan-aduan liar yang sifatnya menyesatkan. Ia berharap, baik APIP maupun APH bisa maksimal mengawal pemerintah desa.

Luthfi mengatakan, bantuan keuangan yang dialokasikan untuk pemerintah desa di Jateng tersebut akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur. Mulai dari infrastruktur penopang swasembada pangan, baik tersier maupun sekunder, jalan desa yang menghubungkan sabuk-sabuk perekonomian desa, dan lainnya.

“Saya imbau seluruh kepala desa untuk tidak takut melakukan eksplorasi pembangunan di desa, karena sudah didampingi oleh kita semua,” jelas Luthfi.

Namun demikian, Luthfi mengingatkan kepada kepala desa dan perangkat desa agar mengelola dana tersebut dengan baik. Aparat desa dilarang untuk melakukan penyelewengan-penyelewengan, karena dana tersebut dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harus di-manage (kelola) dengan baik. Prinsipnya desa menjadi ujung tombak dalam pembangunan wilayah, ” katanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengingatkan kepada sejumlah elemen agar tidak mengggangu program-program pembangunan desa.***

Baca Lainnya

DPC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Musran dan Musanran Serentak se-Kecamatan Ampelgading, 342 Pengurus Dilantik

31 Juli 2026 - 06:38 WIB

DPC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Musran dan Musanran Serentak se-Kecamatan Ampelgading, 342 Pengurus Dilantik

Nurkholes Resmi Jadi Plt Bupati Pemalang, Intip Harta Kekayaannya yang Tembus Rp12 Miliar

30 Juli 2026 - 20:58 WIB

Wakil Bupati Pemalang Nurkholes resmi mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang

BKPH Jatinegara Gandeng Polsek dan Koramil Sosialisasikan Pencegahan Karhutla kepada Masyarakat

30 Juli 2026 - 20:45 WIB

BKPH Jatinegara Gandeng Polsek dan Koramil Sosialisasikan Pencegahan Karhutla kepada Masyarakat

KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Kasus Dugaan Korupsi Masih Didalami

29 Juli 2026 - 08:02 WIB

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro

Pegadaian Kanwil XI Semarang Gelar Literasi Keuangan untuk Ibu PKK dan Difabel di Boyolali

28 Juli 2026 - 20:06 WIB

Trending di Daerah