Menu ✖

Mode Gelap
Lima Bakal Calon Lolos Seleksi Administrasi Pilkades Danasari Pemalang 2026 Duka Mendalam atas Kepergian MH, Ketua IKMAL JAYA Sampaikan Belasungkawa dan Soroti Dugaan Bullying Ketua Golkar Jateng Meyakini Pengangkatan Bahlil Lahadalia Percepat Kemandirian Energi Kekerasan Anak di Pemalang, Titien Dorong Penguatan Sekolah dan Ketahanan Keluarga Yayasan Baitul Mal BRI Pemalang Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk 40 Siswa Kurang Mampu Hari Kesaktian Pancasila 2026, Aris Ismail Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Pancasila untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Daerah

Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bakal Gelontorkan Bantuan Keuangan Desa Sebanyak Rp1,2 Triliun

badge-check


					Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers

WARTANASIONAL.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap menyalurkan bantuan keuangan desa sebanyak Rp1,2 triliun pada tahun 2025. Anggaran itu rencanya akan dialokasikan untuk 8.593 titik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, sebagai upaya mengantisipasi penyimpangan penggunaan dana desa, pihaknya menggendeng aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum (APH) untuk mengawasinya.

“Ini sebagai upaya pencegahan, agar dana desa atau pembangunan desa tidak terjadi penyimpangan,” kata Luthfi usai rapat koordinasi bersama perwakilan APIP dan APH di kantornya di Kota Semarang, pada Selasa, 8 April 2025.

Upaya yang lain, lanjut Mantan Kapolda Jateng ini, juga dibentuk pos aduan di masing-masing kabupaten. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi aduan-aduan liar yang sifatnya menyesatkan. Ia berharap, baik APIP maupun APH bisa maksimal mengawal pemerintah desa.

Luthfi mengatakan, bantuan keuangan yang dialokasikan untuk pemerintah desa di Jateng tersebut akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur. Mulai dari infrastruktur penopang swasembada pangan, baik tersier maupun sekunder, jalan desa yang menghubungkan sabuk-sabuk perekonomian desa, dan lainnya.

“Saya imbau seluruh kepala desa untuk tidak takut melakukan eksplorasi pembangunan di desa, karena sudah didampingi oleh kita semua,” jelas Luthfi.

Namun demikian, Luthfi mengingatkan kepada kepala desa dan perangkat desa agar mengelola dana tersebut dengan baik. Aparat desa dilarang untuk melakukan penyelewengan-penyelewengan, karena dana tersebut dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harus di-manage (kelola) dengan baik. Prinsipnya desa menjadi ujung tombak dalam pembangunan wilayah, ” katanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengingatkan kepada sejumlah elemen agar tidak mengggangu program-program pembangunan desa.***

Baca Lainnya

Lima Bakal Calon Lolos Seleksi Administrasi Pilkades Danasari Pemalang 2026

2 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Duka Mendalam atas Kepergian MH, Ketua IKMAL JAYA Sampaikan Belasungkawa dan Soroti Dugaan Bullying

2 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Ketua Umum IKMAL JAYA, Abdul Khalim

Ketua Golkar Jateng Meyakini Pengangkatan Bahlil Lahadalia Percepat Kemandirian Energi

2 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Kekerasan Anak di Pemalang, Titien Dorong Penguatan Sekolah dan Ketahanan Keluarga

1 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Aris Ismail Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Pancasila untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan

1 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Aris Ismail, S.AP.,
Trending di Daerah