Menu

Mode Gelap
Lulusan SMA/SMK Serbu Pengurusan Kartu AK1, DTKPT Pemalang Terapkan Antrean Online Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Ucapkan Selamat dan Sukses kepada Ajeng Triyani atas Amanah Baru Pimpin PKB Pemalang Jalan Rusak di Depan Stasiun Pemalang Segera Diperbaiki, Kepala DPUPR: Tahun Ini Dikerjakan IPW Puji Kinerja Polda Metro Jaya Ungkap Ratusan Kasus Curanmor dalam Sebulan Miris! Jalan di Depan Stasiun Pemalang Rusak, Pengendara Harus Ekstra Hati-hati Jalan Rusak di Pemalang: Bukti Pengingkaran Amanat Konstitusi

Daerah

Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bakal Gelontorkan Bantuan Keuangan Desa Sebanyak Rp1,2 Triliun

badge-check


					Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers

WARTANASIONAL.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap menyalurkan bantuan keuangan desa sebanyak Rp1,2 triliun pada tahun 2025. Anggaran itu rencanya akan dialokasikan untuk 8.593 titik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, sebagai upaya mengantisipasi penyimpangan penggunaan dana desa, pihaknya menggendeng aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum (APH) untuk mengawasinya.

“Ini sebagai upaya pencegahan, agar dana desa atau pembangunan desa tidak terjadi penyimpangan,” kata Luthfi usai rapat koordinasi bersama perwakilan APIP dan APH di kantornya di Kota Semarang, pada Selasa, 8 April 2025.

Upaya yang lain, lanjut Mantan Kapolda Jateng ini, juga dibentuk pos aduan di masing-masing kabupaten. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi aduan-aduan liar yang sifatnya menyesatkan. Ia berharap, baik APIP maupun APH bisa maksimal mengawal pemerintah desa.

Luthfi mengatakan, bantuan keuangan yang dialokasikan untuk pemerintah desa di Jateng tersebut akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur. Mulai dari infrastruktur penopang swasembada pangan, baik tersier maupun sekunder, jalan desa yang menghubungkan sabuk-sabuk perekonomian desa, dan lainnya.

“Saya imbau seluruh kepala desa untuk tidak takut melakukan eksplorasi pembangunan di desa, karena sudah didampingi oleh kita semua,” jelas Luthfi.

Namun demikian, Luthfi mengingatkan kepada kepala desa dan perangkat desa agar mengelola dana tersebut dengan baik. Aparat desa dilarang untuk melakukan penyelewengan-penyelewengan, karena dana tersebut dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harus di-manage (kelola) dengan baik. Prinsipnya desa menjadi ujung tombak dalam pembangunan wilayah, ” katanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengingatkan kepada sejumlah elemen agar tidak mengggangu program-program pembangunan desa.***

Baca Lainnya

Lulusan SMA/SMK Serbu Pengurusan Kartu AK1, DTKPT Pemalang Terapkan Antrean Online

12 Juni 2026 - 11:11 WIB

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Ucapkan Selamat dan Sukses kepada Ajeng Triyani atas Amanah Baru Pimpin PKB Pemalang

11 Juni 2026 - 17:46 WIB

Wakil Ketua DPRD Pemalang Aris Ismail Ucapkan Selamat dan Sukses kepada Ajeng Triyani atas Amanah Baru Pimpin PKB Pemalang

Jalan Rusak di Depan Stasiun Pemalang Segera Diperbaiki, Kepala DPUPR: Tahun Ini Dikerjakan

10 Juni 2026 - 21:16 WIB

Miris! Jalan di Depan Stasiun Pemalang Rusak, Pengendara Harus Ekstra Hati-hati

10 Juni 2026 - 17:15 WIB

Jalan di Depan Stasiun Pemalang Rusak, Pengendara Harus Ekstra Hati-hati

DPC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen, 500 Warga Desa Kuta Sangat Antusias

10 Juni 2026 - 10:56 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang, Indianto, SH dan jajaran pengurus ikut memantau jalannya pengobatan gratis dan Dapur Marhaen di Belik
Trending di Daerah