Menu

Mode Gelap
Pegadaian Tebar Kepedulian Lewat Program ‘Mengetuk Pintu Langit’ untuk Warga dan Dukung UMKM Lokal Jadwal Acara TV Senin 11 Mei 2026: Bioskop Trans TV hingga Lapor Pak! Siap Temani Pemirsa Jadwal Acara TV Senin 11 Mei 2026: Indonesian Idol Live di RCTI, DMD Panggung Rezeki Tayang di MNCTV Jadwal Acara TV Senin 11 Mei 2026: INDOSIAR Siarkan Bali United vs Borneo FC, SCTV Hadirkan The Icon Indonesia Jagongan Bareng Bangun Pemalang Jadi Ruang Aspirasi Warga, Bupati: Fokus Sambut Tahun Pariwisata 2027 Sukses dan Meriah, DPC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen di Petarukan

Daerah

Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bakal Gelontorkan Bantuan Keuangan Desa Sebanyak Rp1,2 Triliun

badge-check


					Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers

WARTANASIONAL.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap menyalurkan bantuan keuangan desa sebanyak Rp1,2 triliun pada tahun 2025. Anggaran itu rencanya akan dialokasikan untuk 8.593 titik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, sebagai upaya mengantisipasi penyimpangan penggunaan dana desa, pihaknya menggendeng aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum (APH) untuk mengawasinya.

“Ini sebagai upaya pencegahan, agar dana desa atau pembangunan desa tidak terjadi penyimpangan,” kata Luthfi usai rapat koordinasi bersama perwakilan APIP dan APH di kantornya di Kota Semarang, pada Selasa, 8 April 2025.

Upaya yang lain, lanjut Mantan Kapolda Jateng ini, juga dibentuk pos aduan di masing-masing kabupaten. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi aduan-aduan liar yang sifatnya menyesatkan. Ia berharap, baik APIP maupun APH bisa maksimal mengawal pemerintah desa.

Luthfi mengatakan, bantuan keuangan yang dialokasikan untuk pemerintah desa di Jateng tersebut akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur. Mulai dari infrastruktur penopang swasembada pangan, baik tersier maupun sekunder, jalan desa yang menghubungkan sabuk-sabuk perekonomian desa, dan lainnya.

“Saya imbau seluruh kepala desa untuk tidak takut melakukan eksplorasi pembangunan di desa, karena sudah didampingi oleh kita semua,” jelas Luthfi.

Namun demikian, Luthfi mengingatkan kepada kepala desa dan perangkat desa agar mengelola dana tersebut dengan baik. Aparat desa dilarang untuk melakukan penyelewengan-penyelewengan, karena dana tersebut dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harus di-manage (kelola) dengan baik. Prinsipnya desa menjadi ujung tombak dalam pembangunan wilayah, ” katanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengingatkan kepada sejumlah elemen agar tidak mengggangu program-program pembangunan desa.***

Baca Lainnya

Pegadaian Tebar Kepedulian Lewat Program ‘Mengetuk Pintu Langit’ untuk Warga dan Dukung UMKM Lokal

11 Mei 2026 - 13:36 WIB

Jadwal Acara TV Senin 11 Mei 2026: Bioskop Trans TV hingga Lapor Pak! Siap Temani Pemirsa

11 Mei 2026 - 09:31 WIB

ilustrasi sedang menonton tv digital (Pixabay)

Jagongan Bareng Bangun Pemalang Jadi Ruang Aspirasi Warga, Bupati: Fokus Sambut Tahun Pariwisata 2027

10 Mei 2026 - 23:20 WIB

Bupati Anom Dorong Aspirasi Warga Lewat Jagongan Bareng Bangun Pemalang

Sukses dan Meriah, DPC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen di Petarukan

10 Mei 2026 - 18:58 WIB

DPC PDI Perjuangan Pemalang Gelar Pengobatan Gratis dan Dapur Marhaen di Petarukan

Selametan Buka Pondasi KDMP Desa Danasari, Warga Gelar Doa Bersama

9 Mei 2026 - 21:32 WIB

Trending di Daerah