Menu

Mode Gelap
Jadwal Acara TV Jumat 15 Mei 2026: RCTI, MNCTV dan GTV, Ada AFC U17 Asian Cup hingga Big Movies Kode Redeem Free Fire (FF) Terbaru 15 Mei 2026, Klaim Skin AK47 Blue Flame Draco hingga Bundle Trouble Dua Pelajar SMA Negeri 1 Pemalang Kecelakaan di Belik, Satu Meninggal Dunia Berteduh Saat Hujan, Warga Pemalang Tersambar Petir di Area Pemakaman Jadwal Acara TV Kamis, 14 Mei 2026: INDOSIAR dan SCTV Hadirkan Mega Film Asia hingga FTV Favorit Update! Kode Redeem Free Fire Hari Ini 14 Mei 2026, Klaim Skin Senjata hingga Voucher Diamond

Daerah

Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bakal Gelontorkan Bantuan Keuangan Desa Sebanyak Rp1,2 Triliun

badge-check


					Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat keterangan pers

WARTANASIONAL.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap menyalurkan bantuan keuangan desa sebanyak Rp1,2 triliun pada tahun 2025. Anggaran itu rencanya akan dialokasikan untuk 8.593 titik.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, sebagai upaya mengantisipasi penyimpangan penggunaan dana desa, pihaknya menggendeng aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum (APH) untuk mengawasinya.

“Ini sebagai upaya pencegahan, agar dana desa atau pembangunan desa tidak terjadi penyimpangan,” kata Luthfi usai rapat koordinasi bersama perwakilan APIP dan APH di kantornya di Kota Semarang, pada Selasa, 8 April 2025.

Upaya yang lain, lanjut Mantan Kapolda Jateng ini, juga dibentuk pos aduan di masing-masing kabupaten. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi aduan-aduan liar yang sifatnya menyesatkan. Ia berharap, baik APIP maupun APH bisa maksimal mengawal pemerintah desa.

Luthfi mengatakan, bantuan keuangan yang dialokasikan untuk pemerintah desa di Jateng tersebut akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur. Mulai dari infrastruktur penopang swasembada pangan, baik tersier maupun sekunder, jalan desa yang menghubungkan sabuk-sabuk perekonomian desa, dan lainnya.

“Saya imbau seluruh kepala desa untuk tidak takut melakukan eksplorasi pembangunan di desa, karena sudah didampingi oleh kita semua,” jelas Luthfi.

Namun demikian, Luthfi mengingatkan kepada kepala desa dan perangkat desa agar mengelola dana tersebut dengan baik. Aparat desa dilarang untuk melakukan penyelewengan-penyelewengan, karena dana tersebut dialokasikan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harus di-manage (kelola) dengan baik. Prinsipnya desa menjadi ujung tombak dalam pembangunan wilayah, ” katanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengingatkan kepada sejumlah elemen agar tidak mengggangu program-program pembangunan desa.***

Baca Lainnya

Dua Pelajar SMA Negeri 1 Pemalang Kecelakaan di Belik, Satu Meninggal Dunia

14 Mei 2026 - 22:01 WIB

Ilustrasi - Laka lantas kendaraan

Berteduh Saat Hujan, Warga Pemalang Tersambar Petir di Area Pemakaman

14 Mei 2026 - 21:07 WIB

Ilustrasi - Tersambar Petir

Keren! Pelajar Madrasah Jateng Raih Penghargaan di Ajang Internasional ISP 2026 Thailand

12 Mei 2026 - 17:17 WIB

Madrasah Jawa Tengah Harumkan Nama Indonesia di Ajang Internasional ISP 2026 Thailand

Mediasi di Polres Pemalang Berakhir Damai, Kepala SDN 01 Banjaranyar dan Arsya Tugimin Saling Memaafkan

12 Mei 2026 - 17:05 WIB

Mediasi di Polres Pemalang Berakhir Damai, Kepala SDN 01 Banjaranyar dan Arsya Tugimin Saling Memaafkan

Jadwal Acara TV Senin 11 Mei 2026: Bioskop Trans TV hingga Lapor Pak! Siap Temani Pemirsa

11 Mei 2026 - 09:31 WIB

ilustrasi sedang menonton tv digital (Pixabay)
Trending di Daerah