Menu ✖

Mode Gelap
Hujan Mulai Turun, Warga Tamansari dan Dukuhbangsa Masih Krisis Air Bersih, Perhutani KPH Pemalang Kembali Salurkan Bantuan Universitas BPD Raih 3rd Winner Agentic AI Hackathon 2026, Tim Visionary Informatics Tembus Tiga Besar Lima Agen BRILink di Pemalang Raih Hadiah Program TTS BRI Regional Office Semarang Dua Agen BRILink Pemalang Raih Hadiah CCTV Program Jempol BRI Regional Office Semarang Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Salurkan Bantuan Air Bersih, Warga Bungin dan Pelanggan Sampaikan Terima Kasih Festival Tring! by Pegadaian 2026 Hadir di Solo Paragon, Suguhkan Hiburan, Bazar, dan Edukasi Investasi

Opini

Menakar Kembali Arti Pemimpin yang Mendapat Naungan

badge-check


					dr. Darmanto, SH, M.Kes, SpPD, FINASIM, FISQua Perbesar

dr. Darmanto, SH, M.Kes, SpPD, FINASIM, FISQua

Oleh : dr. Darmanto, SH, M.Kes, SpPD, FINASIM, FISQua

WARTA NASIONAL – Apakah kita juga seorang pemimpin?

Pernahkah kita berhenti sejenak dan bertanya, “apakah aku seorang pemimpin?”
Banyak dari kita mungkin spontan menjawab,”BUKAN”.
Aku bukan kepala dinas, bukan direktur, bukan orang yang punya jabatan penting.”
Tapi benarkah kepemimpinan hanya dimiliki oleh mereka yang duduk di kursi tinggi?

Ada hadis Nabi yang menegaskan bahwa setiap kita adalah pemimpin, Kullukum Ra’in Wakullukum mas’ulun ‘an Ra’iyyatihi Sesungguhnya setiap kita adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.

Ada pepatah bijak dalam falsafah Jawa, Sapa mikul dhuwur, mendhem jero. Barangsiapa yang memikul kehormatan dan memendam aib sesamanya dialah pemimpin yang memuliakan. Artinya kepemimpinan tak diukur dari kewenangan, tetapi dari kehalusan budi dan kebesaran jiwa.

Seorang ibu rumah tangga yang sabar membesarkan anak-anaknya adalah pemimpin. Seorang staf yang bekerja dengan sungguh-sungguh dan menjaga semangat timnya, juga pemimpin. Teman yang menjadi pendengar yang baik dan penguat bagi yang mulai lelah, dia pun sedang menjalankan kepemimpinan sejati.

Kepemimpinan bukanlah cuma soal posisi melainkan tentang pengaruh yang menumbuhkan. Bukan tentang siapa yang harus tunduk pada kita tapi tentang siapa yang bisa tumbuh karena kehadiran kita.

Sahabat Nabi Ali bin Abi Thalib pernah berkata
“Nilai seseorang tergantung pada apa yang ia lakukan dengan ilmunya.”
Kepemimpinan adalah bagaimana kita menggunakan pengetahuan dan pengalaman kita untuk membimbing, menguatkan dan memanusiakan orang lain.

John C. Maxwell mengatakan dalam The 5 Levels of Leadership,
People follow you because of what you have done for them.
Artinya orang akan mengikuti bukan karena jabatan tetapi karena dampak nyata yang kita berikan dalam hidup mereka.

Peter Drucker juga pernah menyampaikan
The best way to predict the future is to create it
Menggapai masa depan bukan hanya dengan rencana besar semata tapi dengan tindakan kecil yang membangkitkan orang-orang di sekitar kita.

Mari kita mulai menjadi pemimpin dengan melakukan tindakan sederhana, mendengar dengan empati, memberi contoh yang baik, menyemangati yang lelah, dan menyatukan yang tercerai.

Karena pemimpin sejati tidak dilahirkan oleh struktur tapi oleh keberanian untuk bertanggung jawab dan kesediaan untuk mengangkat yang lain bersama dirinya.

Pepatah Jawa mengatakan Ajining dhiri ana ing lathi, ajining raga ana ing busana. Maka kepemimpinan sejati dibangun dari tutur yang meneduhkan dan laku yang memuliakan.

Dan jika kita menanamkan niat baik dalam memimpin walau dalam ruang kecil sekalipun insyaAllah ada tempat istimewa yang Allah janjikan yaitu naungan pada hari yang tidak ada naungan selain dari-Nya.

Semoga kita semua termasuk dalam golongan itu.

*) Dokter yang juga aktivis sosial kemasyarakatan serta pegiat dunia digital ***

Baca Lainnya

Memaknai Sumpah Pemuda di Era Gen Z dan Alpha: Jangan Hanya Mewarisi Sejarah, Beranilah Menentukan Masa Depan

27 Oktober 2026 - 20:03 WIB

RTH Bumiayu Mangkrak, Di Mana Keseriusan Pemkab dan DPRD Brebes?

12 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Pemilu: Dari Partisipatif Menuju Pragmatis, Benarkah ‘Ora Ono Duit Ora Nyoblos’?

14 September 2026 - 09:26 WIB

Ketika Kampus Negeri Tersandung, Kemana Jatidiri UNSOED (JDU)?

24 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Rumah Sakit dan Dua Matahari: Memahami Birokrasi Profesional dan Dual Leadership

22 Agustus 2026 - 11:19 WIB

dr. Darmanto, SH, M.Kes, SpPD, FINASIM, FISQua
Trending di Opini